Breaking News:

Gara-gara Masuk Pasar dan Ambil Makanan, ODGJ di Cianjur Dikeroyok Hingga Patah Alami Tulang Hidung

Ia menderita luka lebam di beberapa bagian tubuh dan kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sayang Cianjur.

Istimewa/Polsek Sukaluyu
Korban pemukulan pasien ODGJ yang diduga menjadi korban pemukulan 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Seorang warga yang menderita gangguan jiwa, DD (25) menjadi korban pemukulan.

Ia menderita luka lebam di beberapa bagian tubuh dan kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sayang Cianjur.

Warga Desa Panyusuhan, tersebut diduga menjadi korban pemukulan di Pasar Pusaka Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: KECELAKAAN di Bandung Barat, Honda Jazz Menyeruduk Masuk ke Minimarket, Dua Konsumen Terluka

Korban yang menderita ODGJ dipukuli karena diduga mengambil makanan di Pasar Pusaka Desa Sukaluyu.

Kapolsek Sukaluyu, AKP Yayan Suharyana membenarkan adanya pemukulan yang terjadi di Pasar Pusaka Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

"Saat ini korban masih berada di RSUD Sayang Cianjur karena mengalami luka serius pada bagian wajah," katanya Kapolsek, Minggu (16/1/2022) pagi.

Yayan mengatakan, kejadian tersebut terjadi ketika korban (Pasien ODGJ) masuk ke pasar Pusaka dan mengambil makanan. Petugas yang saat itu mengetahui langsung menangkapnya.

Baca juga: Maling Gasak Motor Korban Cuma 20 Detik, Aksi Pencurian di Patrol Indramayu Terekam CCTV

"Setelah ditangkap pelaku yang diduga lebih dari tiga orang tersebut langsung mengeroyok korban. Para pelaku juga tidak mengetahui korban adalah pasien ODGJ," ujarnya.

Saat ini, lanjut Yayan, pihaknya akan memanggil keluarga korban agar membuat pelaporan. Selain itu, saksi-saksi juga akan dimintai keterangan.

"Para pelaku akan kami amankan dan dikenakan pasal 170 KUHP," kata dia.

Diketahui, korban saat ini masih dirawat di RSUD Sayang Cianjur karena mengalami patah tulang hidung dan kerusakan pada bagian mata sehingga darah terus keluar.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved