Breaking News:

REAKSI Keluarga Korban Mendengar Komnas HAM Tolak Hukuman Mati untuk Herry Wirawan: Bajingan

Tidak setujunya Komnas HAM terhadap hukuman mati bagi Herry Wirawan direspon oleh salah satu keluarga korban rudakpaksa.

Editor: Mumu Mujahidin
ist/tribunjabar
Herry Wirawan, guru pesantren di Bandung yang merudapaksa 12 santriwatinya hingga melahirkan 8 bayi. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Komnas HAM menilai hukuman mati bagi pelaku rudapaksa belasan santriwati oleh Herry Wirawan bertentangan dengan hak azasi manusia (HAM).

Tidak setujunya Komnas HAM terhadap hukuman mati bagi Herry Wirawan direspon oleh salah satu keluarga korban rudapaksa.

AN (34) keluarga korban mengatakan pernyataan Komnas HAM melukai perasaan keluarga korban yang saat ini masih dirundung kesedihan akibat perbuatan bejat Herry Wirawan.

"Jelas sangat melukai kami. Hak dasar manusia seperti apa yang Komnas HAM maksud, kenapa membela hak hidup bajingan seperti Herry Wirawan," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Sabtu (15/1/2022).

Herry Wiryawan, guru ngaji bejat yang rudapaksa 12 santriwati di bawah umur hingga hamil. Delapan anak telah lahir.
Herry Wiryawan, guru ngaji bejat yang rudapaksa 12 santriwati di bawah umur hingga hamil. Delapan anak telah lahir. (Istimewa)

Ia menuturkan Komnas HAM mengabaikan hak belasan korban yang saat ini mentalnya terguncang seumur hidup mereka.

Menurutnya pernyataan Komnas HAM yang tidak setuju dengan hukuman mati bagi Herry Wirawan menandakan dukungan terhadap kejahatan seksual.

"Mereka jelas mengabaikan hak-hak belasan korban, saya gak habis pikir," 

"Coba bayangkan bagaimana jika korban ini adalah anak-anak kalian, emang mau dimangsa si biadab Herry?," ungkapnya.

AN berharap tuntutan hukuman mati terhadap Herry Wirawan menjadi putusan majelis hakim di sidang vonis nanti.

Baca juga: Herry Wirawan Merudapaksa Terus Menerus Secara Sadar hingga Pantas Dihukum Mati Kata Bupati Garut

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved