Breaking News:

KRONOLOGI Kasus Anak Kiai Jombang Cabuli Santriwati, Sejak 2019, Pernah Tantang Polisi, Sebut Jokowi

Diketahui MSA dilaporkan ke polisi pada 29 Oktober 2019 oleh korban berinisial NA, salah seorang santri perempuan asal Jawa Tengah

Editor: dedy herdiana
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Unggahan akun instagram yang diduga milik MSA, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat menanggapi kasus tersebut. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang anak Kiai di Jombang Jawa Timur yang berinisial MSA (40) masih ramai dibicarakan oleh masyarakat lantaran kasus yang kini menjeratnya.

MSA terjerat kasus pencabulan terhadap santriwati pondok pesantren (ponpes), dirinya pun telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baru-baru ini, Kamis (13/1/2022), pihak kepolisian mendatangi Kompleks Pesantren Shiddiqiyah, Jombang, bermaksud untuk mengantarkan surat panggilan untuk MSA.

Puluhan massa yang mengadang beberapa kali melantunkan bacaan, "Ya Jabbar, Ya Qohar."

Baca juga: Anak Kiai Jombang Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Sesumbar dan Berani Bawa-bawa Jokowi

Dikutip Tribuncirebon.com dari Tribunnews.com dan Kompas.com, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan ada penyidik Polda Jatim yang mengantar surat panggilan untuk tersangka MSA.

Potongan video viral penghadangan polisi di depan pesantren di Jombang Jaw Timur, Kamis (13/1/2022).(istimewa/Via Kompas.com)
Potongan video viral penghadangan polisi di depan pesantren di Jombang Jaw Timur, Kamis (13/1/2022).(istimewa/Via Kompas.com) ((istimewa/Via Kompas.com))

"Video itu Kamis siang. Penyidik mengantar surat panggilan, tapi yang bersangkutan (MSA) tidak ada di tempat," kata Gatot saat dikonfirmasi, Kamis malam.

Pemanggilan tersebut, kata Gatot, adalah panggilan yang kedua. Penyidik pun batal bertemu lantaran MSA tak ada di lokasi.

Baca juga: IRT di Solo Nyaris Jadi Korban Rudapaksa, Korban Sempat Mengira Suami yang Lucuti Pakaian

Pihaknya berharap tersangka MSA bersikap kooperatif dengan proses hukum yang saat ini sedang berjalan.

 
Berkas kasus pencabulan MSA diketahui sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sejak Selasa (4/1/2022).

Proses selanjutnya, Kejati Jawa Timur menunggu penyidik polisi menyerahkan berkas perkara sekaligus tersangka MSA kepada penyidik kejaksaan.

Lantas berikut fakta-fakta kasus tersebut, dihimpun Tribunnews dari berbagai sumber:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved