Breaking News:

Pria Pengangguran Ngaku Anggota Reskrim untuk Memikat Janda, Duit Ratusan Juta Milik Korban Digasak

Suwignyo (36) seorang pria pengangguran berhasil memikat sejumlah perempuan termasuk janda kaya raya asal Tasikmalaya.

ist
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA -  Suwignyo (36) seorang pria pengangguran berhasil memikat sejumlah perempuan termasuk janda kaya raya asal Tasikmalaya.

Tak cukup menjadi polisi gadungan, Suwignyo yang berdomisili di Grobogan, Jateng, ini juga ternyata masang status keren di aplikasi pencari jodoh.

Ia menggunakan nama Aris Setiawan berpangkat Aipda dan berdinas sebagai anggota reskrim di Polda Jabar.

Baca juga: Nenek Ellen Terancam Terusir dari Rumah Karena Ditipu Cucunya, Hengky Kurniawan Akan Turun Tangan

Tak tanggung-tanggung ia pun memasang foto dirinya mengenakan seragam khas anggota reskrim yakni kemeja putih, celana hitam serta dasi merah.

"Dengan status dan foto seperti itu, perempuan mana tak tak klepek-klepek lihat penampilan polisi gadungan di aplikasi pencari jodoh itu," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo, sedikit bercanda, di Mapolres, Jumat (14/1).

Dari hasil memperdayai seorang janda kaya asal Tasikmalaya saja tersangka berhasil merenovasi rumah dan membeli dua kendaraan mewah yakni sedan Mercedes Benz C Class serta sepeda motor CBR 250 cc.

Baca juga: Gempa Terkini Guncang Banten, Ahli Ingatkan Dampak Gempa Lebih Dahsyat Bisa Terjadi di Jakarta

Korban yang diperdaya tersangka itu tak lain SH (36), janda kaya asal Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, yang menjadi pengusaha di Sumsel.

"Keduanya pun sempat bertemu tiga kali setelah berkenalan melalui aplikasi pencari jodoh tersebut," kata Agung.

Setelah hubungan merasa sudah dekat, tersangka mulai melancarkan niat jahatnya. Ia mulai meminjam uang kepada SH.

Tanpa curiga SH memberikan uang pinjaman. Terlebih tersangka mengaku sedang mengajukan pinjaman ke bank dengan agunan SK pengangkatan sebagai anggota polisi.

Tak terasa jumlah pinjaman tersangka Kepada korban hingga mencapai Rp 300 juta. Korban mulai berharap tersangka mengembalikannya.

Korban mulai curiga setelah tersangka mulai banyak menghindar. Belakangan korban pun akhirnya tahu bahwa tersangka ternyata polisi gadungan.

Ia pun segera mengadukan Suwignyo ke Polres Tasikmalaya Kota. Tersangka akhirnya dibekuk di rumahnya di Grobogan, Jateng. 

Barang bukti sedan Mercedes Benz C Class serta motor Honda CBR 250 cc juga ikut dibawa untuk barang bukti. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved