Breaking News:

Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru Ditangkap di Bantul Yogyakarta, Langsung Dibawa ke Lumajang

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menangkap pria penendang dan pembuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru

Editor: Machmud Mubarok
(Bagus Supriadi/tangkapan layar)
Tangkapan layar warga yang membuang makanan yang ditempatkan di daerah Gunung Semeru Lumajang. 

TRIBUNCIREBON.COM, LUMAJANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menangkap pria penendang dan pembuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru. Pria berinisial HF tersebut ditangkap di wilayah Bantul, DIY.

Selanjutnya, HF akan dijemput dan dibawa ke Mapolres Lumajang untuk menjalani pemeriksaan.

"Saya perjalanan ke sana, akan dibawa ke Mapolres Lumajang," kata Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Utomo pada Kompas.com, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: TERUNGKAP, Identitas Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru, Ternyata Berasal dari Daerah Ini

Baca juga: Heboh Video Kecelakaan Parah di Kuningan Pemotor Terkapar dengan Kondisi Mengerikan, Ini Kata Polisi

Fajar menuturkan, penangkapan tersebut dilakukan oleh personel Polda Jatim. "Ya benar, Polda yang menangkap," tutur dia.

Polres Lumajang memburu HF setelah videonya menendang dan membuang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru, viral di media sosial.

Dalam proses pengejaran, Polres Lumajang mendapat dukungan dari Polda Jatim.

Sebelumnya, video warga menendang sesajen di kawasan Gunung Semeru viral di media sosial.

“Ini yang membuat murka Allah, jarang sekali disasadari, bahwa ini lah yang mengundang murka Allah hingga menurunkan azabnya,” kata lelaki dalam video tersebut.

 HF kemudian diketahui berasal dari Lombok. Namun saat keluarganya didatangi, HF ternyata telah lama tinggal di Yogyakarta.

Dia terancam pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suatu golongan dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun.

Selain itu, terkait video itu, polisi juga bisa menjerat dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya penjara 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar. Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Jember, Bagus Supriadi | Editor : Pythag Kurniati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru Ditangkap di Bantul, Dibawa ke Mapolres Lumajang", Klik untuk baca: https://surabaya.kompas.com/read/2022/01/14/084425378/pria-penendang-sesajen-di-gunung-semeru-ditangkap-di-bantul-dibawa-ke?page=all#page2.

Editor : Pythag Kurniati

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved