Breaking News:

Persib Mania

Mantan Persib Ungkap 3 Penyebab Maung Bandung Kalah dari Bali United

Mantan pemain Persib Bandung yang kini menjadi pengamat sepak bola, Yudi Guntara memberikan analisisnya terkait kekalahan Persib dari Bali United.

Tribunnews/Muhammad Nursina
Pemain Persib Bandung Bruno Cantanhede mencoba menembus kepungan rapat pemain Bali United pada laga lanjutan Liga 1 2021 di Gianyar, Kamis (13/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG  - Mantan pemain Persib Bandung yang kini menjadi pengamat sepak bola, Yudi Guntara memberikan analisisnya terkait kekalahan Persib dari Bali United.

Persib Bandung ditaklukan Bali United dengan skor 0-1 pada pertandingan lanjutan pekan ke-19 Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Kamis (13/1).

Menurut Yudi, ada tiga hal yang menyebabkan Maung Bandung harus takluk dari Serdadu Tridatu. Hal pertama adalah belum padunya dua striker anyar Persib, Bruno Cantanhede dan David da Silva.

"Bukan berarti dua striker ini jelek. Akhirnya terkesan mereka bermain secara individu mengandalkan kemampuan individu. Jarang bermain kerja sama dengan Febri Hariyadi, Marc Klok, Rashid. Jadi tidak nampak kerja sama timnya," ujar Yudi kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Jumat (14/1).

Pemain Persib Bandung Bruno Cantanhede mencoba menembus kepungan rapat pemain Bali United pada laga lanjutan Liga 1 2021 di Gianyar, Kamis (13/1/2022).
Pemain Persib Bandung Bruno Cantanhede mencoba menembus kepungan rapat pemain Bali United pada laga lanjutan Liga 1 2021 di Gianyar, Kamis (13/1/2022). (Tribunnews/Muhammad Nursina)

Lalu hal kedua adalah ketidakhadiran Marc Klok di lini tengah. Menurut Yudi, peran Klok di posisi gelandang sangat vital.

Dia bisa menjadi pemain pertama yang menjemput bola dari area belakang serta mengatur ritme permainan.

"Terus yang ketiganya adalah pemain Bali United sepertinya mereka sangat termotivasi untuk bisa mengalahkan Persib. Motivasi semua pemainnya mulai dari depan hingga ke belakang dia menerapkan agresivitas," katanya.

Yudi menambahkan, para pemain Bali United berani mengambil inisiatif untuk melakukan pressing ketat ketika Persib memegang bola. Selain itu, para pemain Bali United juga tidak malas bergerak dan mau merebut bola.

"Itu sepanjang 2X45 menit dia lakukan. Itu yang menjadi kesulitan pemain-pemain Persib sehingga tidak bisa mengembangkan permainan. Contohnya saja Zalnando ketika mendapat bola, dia di pressing terus jadi bingung meski dikasih kemana ini bola. Sama hal nya dengan Henhen Herdiana dan Igbonefo," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved