Breaking News:

17 Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Digulung Polresta Cirebon, Mulai Pengangguran Hingga ASN

17 tersangka itu terbukti terlibat kasus penyalahgunaan dan peredaran sabu-sabu, ganja, serta obat keras terbatas.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kiri), dan Kasat Narkoba, Kompol Danu Raditya Atmaja (kanan), saat menunjukkan sejumlah barang bukti dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Satnarkoba Polresta Cirebon meringkus 17 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, para tersangka diamankan dari hasil pengungkapan 13 kasus selama beberapa bulan terakhir.

Menurut dia, 17 tersangka itu terbukti terlibat kasus penyalahgunaan dan peredaran sabu-sabu, ganja, serta obat keras terbatas.

"Terdiri dari tujuh kasus penyalahgunaan sabu-sabu, dua kasus ganja, dan empat kasus peredaran obat keras," kata Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Tangisan Histeris Anak-anak Terdengar dari Ruangan Kelas di SDN Liangjulang I Majalengka, Ada Apa?

Baca juga: SOSOK Jeanneta Sanfadelia Istri Ardhito Pramono yang Terungkap karena Kasus Narkoba, Ini Profilnya

Ia mengatakan, dari 17 tersangka tersebut 12 di antaranya terlibat kasus sabu-sabu, dua tersangka kasus ganja, dan 3 tersangka kasus obat keras terbatas.

Pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya, 16,69 gram sabu-sabu, 98,02 gram ganja, dan 13.369 butir obat keras dari mulai Dextro, Trihexiphenidyl, serta Tramadol.

Selain itu, barang bukti lain yang turut diamankan dari mulai ponsel, uang tunai, bong, timbangan elektrik, korek api, tas selempang, dan lainnya.

Sementara profesi sehari-hari para tersangka yang terbukti terlibat kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba juga berbeda-beda.

"Dari mulai ASN Pemkab Cirebon, wiraswasta, buruh, belum atau tidak bekerja, dan lainnya. Mereka ini pemakai hingga pengedar narkoba," ujar Arif Budiman.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 112 juncto Pasal 114 juncto Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dan Pasal 196 juncto Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Arif menegaskan, Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Cirebon.

"Kami juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang diduga peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya," kata Arif Budiman.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved