Breaking News:

PTM 100 Persen di Daerah Berjalan Lancar, Kabid SMP Disdikbud Kuningan Ungkap Begini

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Kuningan berjalan lancar. PTM dilakukan setelah vaksinasi

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Kontributor Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, Abidin 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Kuningan berjalan lancar. PTM dilakukan setelah vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan peserta didik tingkat SMP sederajat.

"Untuk kalangan pelajar SMP sederajat di Kuningan sudah 98 persen, terus yang sisanya atau sebanyak 2 persen itu mereka yang terdapat komorbid. Namun untuk pelaksanaan PTM berjalan lancar dengan mengikuti aturan prokes Covid-19," kata Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan Abidin saat ditemui di SMPN 1 Kuningan di Jalan Siliwangi, Kamis (13/1/2022).

Mengenai jumlah peserta didik tingkat SMP di Kuningan, Abidin menyebutkan ada sebanyak 40 ribu peserta didik tingkat SMP sederajat.

"Total bangunan sekolah SMP Negeri ada 71 unit, sedang untuk sekolah SMP sederajat Swasta ada sebanyak 33 dan bangunan sekolah satu atap ada sebanyak 7 unit dan 3 SMP terbuka," katanya.

Baca juga: PTM 100 Persen Dibuka, Ketua DPRD Kota Cirebon Minta Pihak Sekolah Perketat Prokes

Baca juga: Ini Suasana PTM 100 Persen di SMAN 2 Kota Cirebon, Siswa Kumpulkan Formulir Asesmen Sebelum ke Kelas

Meski PTM 100 persen sudah berjalan, kata Kabid Abidin, pelaksanaan  KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di waktu tertentu itu masih dilaksanakan dengan KBM daring. 

"Ya, meski PTM berjalan. Kita tetap menjalankan KBM daring juga. Kenapa? Karena dalam pelaksanaan KBM daring (dalam jaringan) atau KBM online ini memberikan manfaat bagi tenaga pendidik dan peserta didik," katanya.

Dari sebanyak 1400 tenaga pendidik tingkat SMP sederajat di Kuningan, lanjut Abidin, mereka dianggap mampu melaksanakan KBM secara daring. 

"Kalkulasi dari total jumlah tenaga pendidik tadi, ada sekitar 75 persen guru bisa mengendalikan jaringan internet. Kemudian mereka juga tidak sedikit memiliki akun sosial media dalam melengkapi kegiatan sebagai tenaga pendidik," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved