Breaking News:

Kendaraan Odong-odong Dilarang Masuk Jalan Protokol Majalengka, Kasat Lantas: Berpotensi Kecelakaan

Satlantas Polres Majalengka, melarang operasional kendaraan bermotor odong-odong masuk ke jalan protokol

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kendaraan odong-odong yang melintas di Jalan KH Abdul Halim Majalengka Kota ditilang oleh polisi, Sabtu (11/12/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka, melarang operasional kendaraan bermotor odong-odong masuk ke jalan protokol di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Larangan itu berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Serta peraturan pemerintah nomor 55 tahun 2012, tentang kendaraan standar pelayanan minimal angkutan umum.

"Jadi kami mengimbau kepada pengusaha untuk tidak menjalankan bisnis odong - odong baik di jalan desa maupun di jalan raya," ujar Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Ngadiman, Kamis (13/1/2022).

Kendaraan odong-odong yang melintas di Jalan KH Abdul Halim Majalengka Kota ditilang oleh polisi, Sabtu (11/12/2021)
Kendaraan odong-odong yang melintas di Jalan KH Abdul Halim Majalengka Kota ditilang oleh polisi, Sabtu (11/12/2021) (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Meski telah dilarang beroperasi, pihaknya masih memberi dispensasi terhadap operasional odong-odong.

Menurut Ngadiman, odong-odong masih diperbolehkan beroperasi di dalam wilayah objek wisata.

"Diberikan kelonggaran atau dispensasi, artinya dia hanya di dalam wilayah objek wisata masih diperbolehkan. Tapi odong-odong tidak boleh melintas sampai jalan raya," ucapnya.

Ia menjelaskan, kendaraan tersebut telah dimodifikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan dan sering terjadi over kapasitas ketika mengangkut penumpang.

Sehingga memiliki potensi besar mengalami kecelakaan lalu lintas.

"Imbauan ini juga sekaligus menindaklanjuti atas aduan dari pengurus mobil angkot, dengan semakin maraknya odong-odong yang masuk trayek angkot di Kabupaten Majalengka," jelas dia.

Kasat Lantas menambahkan, jika masih ditemukan yang melanggar imbauan itu, tak segan petugas Polres Majalengka akan menertibkan.

Bahkan, "mengandangkan" kendaraan odong-odong yang nekat beroperasi di jalan protokol wilayah Kabupaten Majalengka tersebut.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved