Breaking News:

Detik-detik Angin Kencang Mengamuk di Bandung Barat, Ratusan Rumah Alami Kerusakan

Ratusan rumah di tiga desa, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) rusak akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Ratusan rumah di tiga desa, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) rusak akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras, pada Selasa (11/1/2022) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Ratusan rumah di tiga desa, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) rusak akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras, pada Selasa (11/1/2022) sore.

Nana Dedi (53) warga Kampung Cikebil, RT 1/21, Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih ingat betul detik-detik rumahnya diterjang angin kencang disertai hujan deras, Selasa (11/1/2022) sore.

Kejadian tersebut menyebabkan 80 persen bangunan rumah Nana rusak karena atap, tembok dapur dan kamar rumahnya turut jebol, sehingga dia bersama 2 anggota keluarga harus mengungsi ke rumah kerabat.

Nana mengatakan, peristiwa itu terjadi saat dia bersama keluarganya berada di dalam rumah, kemudian tiba-tiba terdengar suara gemuruh angin kencang dan hujan deras.

"Kejadiannya berlangsung sekitar 30 menit dan sempat terdengar suara gemuruh, tapi saya bersama keluarga langsung menyelamatkan diri," ujarnya saat ditemui di rumahnya, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Santriwati Korban Rudapaksa Herry Wirawan Diancam Dipukul, Pelaku Bahkan Tiduri Korban Saat Haid

Baca juga: Puluhan Rumah di Cianjur Rusak Tersapu Angin Puting Beliung Termasuk Musala

Saat angin kencang menerjang rumahnya, kata Nana, tiba-tiba terdengar juga suara keras bunyi tembok runtuh disertai suara pecahan genting yang berjatuhan.

"Angin kencang itu menerjang rumah sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu saya bersama istri dan anak sedang di dalam rumah, untung kita cepat keluar," kata Nana.

Akibat kejadian tersebut, Nana mengalami kerugian material sekitar Rp 5-8 juta yang meliputi kerugian bangunan dan perabot rumah tangga yang juga turut rusak.

Selain itu, Nana juga harus mengungsi sementara waktu karena untuk saat ini rumahnya sedang dilakukan perbaikan, kemudian jika sudah selesai dia akan kembali ke rumahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved