Breaking News:

PTM 100 Persen Dibuka, Ketua DPRD Kota Cirebon Minta Pihak Sekolah Perketat Prokes

Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang diikuti seluruh siswa di Kota Cirebon dibuka sejak Senin (10/1/2022).

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati (kanan), saat monitoring vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 - 11 tahun di SDN Kayuwalang Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Selasa (11/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang diikuti seluruh siswa di Kota Cirebon dibuka sejak Senin (10/1/2022).

Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati pun turut menyampaikan dukungannya dalam pelaksanaan PTM terbatas di Kota Cirebon.

Namun, ia meminta pihak sekolah se-Kota Cirebon untuk memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Murid SD di Tasikmalaya Sembunyi dan Kabur-kaburan, Takut Disuntik Vaksin Covid-19

"Tolong jangan lupa perketat prokesnya, baik dari pihak sekolah maupun para tenaga pendidiknya hingga petugas lainnya," kata Affiati saat ditemui usai monitoring vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 - 11 tahun di SDN Kayuwalang Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Selasa (11/1/2022).

Ia mengatakan, sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan di sekolah juga harus dipastikan kondisinya sehingga dapat digunakan setiap saat.

Menurut dia, PTM 100 persen di Kota Cirebon harus memprioritaskan kesehatan dan keselamatan siswa dari penyebaran Covid-19.

Baca juga: Pengendara Ninja Terkapar di Jalur Lingsel Kota Sukabumi, Kini Meninggal Akibat Luka Parah di Kepala

Pihaknya juga mengapresiasi Pemkot Cirebon yang mencanangkan progran percepatan vaksinasi bagi anak usia 6 - 11 tahun yang rata-rata merupakan murid SD.

"Kami mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak di Kota Cirebon, karena sudah menjadi program pemerintah," ujar Affiati.

Pihaknya juga mengapresiasi tingginya antusiasme murid-murid SD dalam mengikuti vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di sekolahnya masing-masing.

Bahkan, Affiati menilai selama meninjau vaksinasi Covid-19 bersama Forkopimda Kota Cirebon hampir tidak menemukan murid SD yang ketakutan divaksin.

Ia berharap, keberanian dan antusias murid-murid SD itu dapat mempercepat pembentukan herd immunity masyarakat Kota Udang.

"Ada perbedaan perilaku antara anak-anak zaman sekarang dan dulu. Anak sekarang sepertinya lebih berani mengikuti vaksinasi," kata Affiati.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved