Breaking News:

Ojol di Bogor Kehilangan Motor Dibawa Kabur Pelanggan, Malah Sempat Dicuekin Polisi Saat Lapor

Pengemudi ojek online (ojol) bernama CH yang kehilangan motor menjadi viral di media sosial (medsos) setelah laporannya ke polisi tidak digubris

Kompas.com
ojek online. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNCIREBON.COM, CIBINONG - Cerita seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama CH yang kehilangan motor menjadi viral di media sosial (medsos) setelah laporannya ke polisi tidak digubris oleh Polsek.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor yang mana ceritanya beredar luas di medsos Instagram dan Twitter setelah diunggah warganet.

Dalam unggahan akun @txtdariorangberseragam, dalam kejadian viral tersebut, ditulis bahwa ojol korban pencurian ini kehilangan motornya setelah ditipu oleh pelanggannya sendiri.

Baca juga: Film Pengabdi Setan 2 Besutan Joko Anwar Akan Rilis 2022 Ini, Berikut Jadwal Tayang & Daftar Pemain

Motor korban dibawa kabur oleh pelaku dengan modus pelaku menawari korban sang ojol makan di Warung 48 Cileungsi lalu pelaku pura-pura pinjam motor namun tidak kembali.

Korban saat itu juga kebingungan tak bisa bayar makan dan pulang karena HP dan dompet ditaruh di bagasi motor yang dicuri.

Kemudian saat hendak melapor ke Polsek, laporan polisi sang ojol si korban pencurian ini malah dihiraukan oleh oknum petugas bahkan sempat terjadi cekcok.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam membenarkan adanya ojol yang melapor tersebut.

Namun dia mengklarifikasi bahwa laporan ojol yang kehilangan motor itu kini sudah ditangani oleh pihak Polsek Cileungsi.

"Sudah ditangani," kata Kompol Andri Alam Wijaya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Selasa (11/1/2022).

Andri juga menjelaskan bahwa pihak pelapor juga sudah mengklarifikasi bahwa kasusnya sudah ditangani polisi dan soal kejadian itu hanyalah cekcok karena miskomunikasi soal SOP dalam membuat laporan.

Meski begitu, oknum petugas yang terlibat cekcok dengan pelapor itu tetap diperiksa.

"Kita langsung telusuri terkait kejadian oknum anggota, itu sudah kita proses secara cepat, tindakan tegas secara profesional sesuai prosedur dan hukum sudah kita lakukan kode etik, yang bersangkutan sudah kita periksa juga, sudah kita kasih tindakan dan saat ini sudah kita amankan anggotanya," ungkapny

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com 

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved