Breaking News:

Murid SD di Tasikmalaya Sembunyi dan Kabur-kaburan, Takut Disuntik Vaksin Covid-19

afasya (6) berupaya bersembunyi dan sesekali berlari menghindari antrian vaksinasi Covid-19 di SDN 1 Pengadilan, Kota Tasikmalaya

shutterstocks
ilustrasi vaksin corona 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Rafasya (6) berupaya bersembunyi dan sesekali berlari menghindari antrian vaksinasi Covid-19 di SDN 1 Pengadilan, Kota Tasikmalaya, Selasa (11/1).

Berbeda dengan teman-temannya, Rafasya tampaknya galau antara divaksin atau tidak, walau ibunya serta sejumlah guru berupaya membujuknya.

Saat itu sekitar 200 murid SDN 1 Pengadilan sedang menjalani vaksinasi yang diselenggarakan Puskesmas Tawang.

Baca juga: Berapa Lama Imunitas Bertahan Setelah Menerima Vaksinasi Booster? Ini Penjelasan BPOM

Total murid dari kelas I hingga VI ad sekitar 400 orang. Sisanya sekitar 200 murid lagi akan menjalani vaksinasi Rabu (13/1) besok.

Pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar walau diwarnai sejumlah momen lucu mimik muka murid saat disuntik.

Ada yang ketakutan bersembunyi dibalik dekapan sang ibu, ada yang kalem, menyeringai dan ada pula yang gagah-gagahan sambil mengacungkan jempol.

Sementara Rafasya memilih kabur saat kebagian giliran hendak disuntik. Awalnya ia terlihat bersembunyi di dekapan ibunya.

Baca juga: Seorang Dokter Ditangkap, Gara-gara Jual Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Dijual hingga Rp1,7 Juta

Saat giliran disuntik, ia sempat mendekati petugas, namun malah tiba-tiba aberlari menghindar dan bersembunyi di balik tiang penyangga badminton.

Saat guru dan ibunya menghampiri, Rafasya kembali lari ke podium lalu turun dan berupaya bersembunyi di keramaian antrian.

Ia masih berupaya menghindar saat hendak dipegang ibunya dan berlari menuju pintu gudang lalu bersembunyi di sana.

Seluruh murid sudah menjalani vaksinasi, Rafasya masih berada di dalam gudang dan sedang dibujuk oleh ibunya.

Sejumlah guru senior menyebut tingkah Rafasya mirip mereka saat harus menjalani vaksinasi cacar saat masih duduk di bangku SD.

"Biarkan dulu aja, nanti juga bisa dibujuk. Itu mirip kami saat waktu SD dulu mau divaksin cacar," kata salah seorang guru senior sambil terbahak. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved