Breaking News:

Kapan Puncak Kasus Covid-19 Varian Omicron di Indonesia? Begini Prediksi Epidemiolog Dicky Budiman

Pemerintah Indonesia juga telah mengumumkan adanya infeksi oleh varian baru ini, bahkan jumlahnya terus bertambah.

Editor: dedy herdiana
Justin TALLIS / AFP
Gambar ilustrasi yang diambil di London pada 2 Desember 2021 menunjukkan empat jarum suntik dan layar bertuliskan 'Omicron', nama varian baru covid 19, dan ilustrasi virus. 

TRIBUNCIREBON.COM - Pandemi virus corona yang telah menginfeksi ratusan ribu orang di dunia ini masih belum selesai.

Terbaru, muncul varian Omicron yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masuk dalam daftar variant of concern atau varian yang menjadi perhatiannya.

Varian baru ini menimbulkan gelombang baru infeksi Covid-19, yang dengan cepat menyebar ke berbagai negara setelah pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan pada November tahun lalu.

Pemerintah Indonesia juga telah mengumumkan adanya infeksi oleh varian baru ini, bahkan jumlahnya terus bertambah.

Baca juga: Penularan Lokal Omicron Pertama Terdeteksi di Jabar, 4 Pasien Sedang Dirawat di Rumah Sakit Ini

Lantas kapan puncak infeksi Omicron di Indonesia?

Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman dilansir Tribuncirebon.com dari Kompas.com, memperkirakan puncak infeksi Omicron di Indonesia, dengan orang-orang membutuhkan bantuan fasilitas kesehatan akan terjadi akhir bulan depan atau awal Maret.

“Menurut saya prediksinya baru akhir Februari atau Maret mulai kelihatan banyak kasus yang datang ke rumah sakit. Walaupun ini potensinya moderat atau belum terlihat akan sebesar varian Delta,” kata Dicky kepada Kompas.com, Senin (10/1/2022).

Dicky mengingatkan pemerintah untuk tetap siap menghadapi skenario terburuk yang ditimbulkan oleh varian baru ini.

Baca juga: Ini Awal Ditemukannya Omicron di Kabupaten Bandung, Satu Keluarga Terpapar

Salah satunya yang harus dilakukan dengan memastikan tersedianya obat-obatan, fasilitas isolasi, ICU, ventilator atau bantuan oksigen.

Menurut Dicky, seluruh wilayah di Indonesia yang mempunyai akses internasional, penerbangan domestik, jalur transportasi darat dan laut, berisiko menjadi klaster baru infeksi Omicron.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved