Breaking News:

Debit Air Sungai Cimanuk Meningkat Signifikan Dini Hari Tadi, Statusnya Sempat Waspada, Kini Turun

Debit air Sungai Cimanuk Indramayu mengalami peningkatan signifikan pada Selasa sempat membuat status Sungai Cimanuk naik jadi Waspada.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Debit air Sungai Cimanuk Indramayu mengalami peningkatan signifikan pada Selasa (11/1/2022) dini hari tadi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Debit air Sungai Cimanuk Indramayu mengalami peningkatan signifikan pada Selasa (11/1/2022) dini hari tadi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar mengatakan, meningkatnya debit air tersebut sempat membuat status Sungai Cimanuk naik jadi Waspada.

Debit air Sungai Cimanuk malam dini hari pukul 02.00 WIB tadi bahkan mencapai 568,468 m³/detik.

Sedangkan debit air Sungai Sindupraja mencapai 33,688 m³/detik dan Sungai Cipelang 22,376 m³/detik.

Atau jika ditotal secara keseluruhan, debit air dari Bendung Rentang Majalengka mencapai 624,532 m³/detik sehingga membuat statusnya jadi Waspada.

"Tapi sekarang sudah aman debit airnya, sudah turun lagi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Baca juga: Erosi Sungai Cimanuk di Majalengka Mengganas, 3 Rumah Ambruk, 50 Rumah Terancam

Masih berdasarkan data dari Bendung Rentang Majalengka, debit air Sungai Cimanuk pada pukul 06.00 WIB sudah turun menjadi 413,267 m³/kubik.

Kemudian kembali turun lagi pada pukul 08.00 WIB menjadi 283,217 m³/kubik.

Saat ini, status Sungai Cimanuk sudah kembali aman.

Hal yang sama disampaikan Dadang Oce Iskandar, juga terjadi di Sungai Cipanas. Statusnya sempat naik waspada pada malam tadi.

Dalam hal ini, BPBD Kabupaten Indramayu mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan hati-hati terutama yang bertempat tinggal di bantaran sungai.

Masyarakat diimbau untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar aliran sungai tidak tersumbat.

"Pengaruhnya karena faktor curah hujan tinggi di daerah hulu," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved