Breaking News:

Ini Suasana PTM 100 Persen di SMAN 2 Kota Cirebon, Siswa Kumpulkan Formulir Asesmen Sebelum ke Kelas

di SMAN 2 Kota Cirebon para siswa harus mengenakan masker dan dicek suhu tubuhnya sebelum masuk sekolah.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah siswa saat mengikuti PTM 100 persen di SMAN 2 Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Senin (10/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemkot Cirebon membuka pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang diikuti seluruh siswa mulai pada hari ini.

Pantauan Tribuncirebon.com, di SMAN 2 Kota Cirebon para siswa harus mengenakan masker dan dicek suhu tubuhnya sebelum masuk sekolah.

Selain itu, mereka juga diminta mengumpulkan formulir asesmen kepada petugas sekolah yang bersiaga di gerbang SMAN 2 Kota Cirebon.

Selain itu, siswa-siswi juga tampak duduk normal di kelas seperti sebelum pandemi Covid-19. Setiap meja berisi dua bangku diduduki dua siswa maupun siswi.

Baca juga: Bupati Acep Purnama Sebut PTM di Kuningan Bisa Dilaksanakan Dengan Disertai Vaksinasi Bagi Anak-anak

Baca juga: Jelang PTM 100 Persen Dinulai, Satpol PP Kota Cirebon Akui Lihat Guru Tak Pakai Masker Saat Ngajar

Kepala SMAN 2 Kota Cirebon, Nendi, mengatakan, formulir asesmen itu telah disebar kepada para siswa sejak beberapa waktu lalu.

Menurut dia, formulir tersebut sebagai bukti bahwa para siswa diizinkan mengikuti PTM 100 persen sehingga harus dibawa ke sekolah.

"Formulirnya berisi pertanyaan apakah siswa sakit, apakah ada anggota keluarga yang sakit, sakitnya apakah demam, flu, atau batuk, dan lainnya," kata Nendi saat ditemui di SMAN 2 Kota Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Senin (10/2/2022).

Ia mengatakan, jika seluruh pertanyaan tersebut telah dijawab maka akan keluar nilai. Hanya siswa yang nilainya melebihi ambang batas minimal yang diizinkan mengikuti PTM 100 persen.

Pihaknya mengakui, para siswa telah mengetahui nilainya sebelum masuk sekolah. Namun, pengumpulan formulir di sekolah itu hanya sebagai bukti tertulis.

"Jadi, siswa hanya memperlihatkan nilainya kepada petugas sekolah. Bagi siswa yang nilainya di bawah ambang batas minimal cukup belajar dirumah," ujar Nendi.

Nendi menyampaikan, formulir tersebut juga harus diisi dan dikumpulkan setiap hari selama PTM 100 persen berlangsung sebagai bagian dari pengetatan protokol kesehatan.

SMAN 2 Kota Cirebon juga telah menyiapkan UKS untuk tempat isolasi siswa yang sakit saat PTM 100 persen, dan akan ditangani Satgas Covid-19 sekolah.

Namun, jika Satgas Covid-19 SMAN 2 Kota Cirebon tidak dapat menanganinya maka akan dilaporkan ke Puskesmas terdekat dan Satgas Covid-19 Kota Cirebon.

"Dari segi persiapan, kami sangat siap untuk PTM 100 persen. Siswa yang belajar di sekolah pada hari ini juga dipastikan suhu tubuhnya tidak ada yang melebihi 37 derajat celcius," kata Nendi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved