Breaking News:

HEBOH Wacana Perpindahan Keraton Kasepuhan Cirebon ke Kuningan, Ini Tanggapan Bupati Acep Purnama

Informasi dalam pengesahan atau pengenalan itu, kata Acep mengaku bahwa sudah menerima kabar untuk dilakukan rapat kordinasi.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama saat ditemui di Gedung DPRD Kuningan, Selasa (9/11/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Wacana perpindahan Keraton Kasepuhan Cirebon ke Kuningan mendapat apreasiasi dari Bupati Kuningan H Acep Purnama.

"Selagi tidak mengurangi rasa kebersamaan, harmonisas dan masih menjaga kerukunan. Kami, baik kita dengan kita, ataupun kita dengan keraton-keraton yang ada di Cirebon, mangga, mangga saja," kata Acep sat usai melakukan pembukaan turnamen Bulutangkis di Desa / Kecamatan Cilimus, Minggu (9/1/2022).

Informasi dalam pengesahan atau pengenalan itu, kata Acep mengaku bahwa sudah menerima kabar untuk dilakukan rapat koordinasi.

"Ya kami mangga, mangga saja. Selagi bisa menjaga harmonisasi," katanya.

Santana Kesultanan Cirebon melakukan Dklarasi Pangeran Kuda Putih sebagai Sultan Keraton Kasepuhan dengan gelar Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja, Senin (27/12/2021).
Santana Kesultanan Cirebon melakukan Dklarasi Pangeran Kuda Putih sebagai Sultan Keraton Kasepuhan dengan gelar Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja, Senin (27/12/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Sekedar informasi, Santana Kesultanan Cirebon pada tanggal 27 Desember 2021 melakukan deklarasi Pengukuhan Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja berlokasi di gedung Serbaguna Arya Kemuning di objek wisata Curug Sidomba, Desa Peusing, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (29/12/2021).

Menurut Raden Hamzaiya pelaksanaan deklarasi ini dilakukan untuk mengukuhkan Pangeran Kuda Putih sebagai Sultan Keraton Kasepuhan.

"Deklarasi hari ini mengukuhkan struktural Keraton Kasepuhan, diantaranya Pangeran Kuda Putih sebagai Sultan Keraton Kasepuhan bergelar Sultan Sepuh Jaenudin II Arianatareja, juga mengukuhkan Pangeran Muhammad Subagyo sebagai Patih Sepuh Keraton Kasepuhan dan Raden Hamzaiya sebagai Pangeran Komisi Keraton Kasepuhan," ujarnya.

Alasan deklarasi Sultan Keraton Kasepuhan ini menjadi langkah awal agar Wargi Dzuriah yang terhimpun di Santana Kesultanan Cirebon lebih efektif bergerak untuk pembenahan pengelolaan keraton kasepuhan.

"Adanya pengukuhan deklarasi Sultan keraton Kasepuhan ini, bisa menjadi bahan perhatian bagi pemerintah jika polemik keraton kasepuhan harus segera diselesaikan dikarenakan keraton kasepuhan sudah memiliki empat orang sultan," katanya saat didampingi Tokoh Masyarakat Kuningan H Dudy Pamuji yang juga mantan Anggota DPRD Kuningan. (*)

Baca juga: Kisruh Keraton Kasepuhan Cirebon Belum Usai, Kini Muncul Petisi Pindahkan Keraton ke Kuningan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved