Breaking News:

Ular Berbisa Patuk Santri HIngga Jari Membengkak, Cincin Pun Tak Bisa Dilepas, Damkar Datang ke RS

Farel (13), santri di sebuah pondok pesantren di Desa Petir Hilir Baregbeg Ciamis, dipatuk ular berbisa saat kerja bakti di lingkungan pesantren

Editor: Machmud Mubarok
Dok/ UPT Damkar Ciamis
Petugas UPT Damkar Ciamis tengah mengevakuasi cincin dari jari tangan seorang santri yang membengkak karena dipatuk ular. Proses evakuasi cincin tersebut berlangsung di RSUD Ciamis, di ruang rawat inap tempat korban dirawat, Sabtu (8/1) sekitar pukul 13.30 siang. 

Laporan Kontributro Ciamis, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Farel (13), santri di sebuah pondok pesantren di Desa Petir Hilir Baregbeg Ciamis, dipatuk ular berbisa saat kerja bakti di lingkungan pesantren, Jumat (7/1/2022) pagi.

Remaja asal Malangbong Garut itu tengah membersihkan tumpukan batako saat ular berbisa menyerang.

Jari tangan Farel  membengkak. Pihak pesantren pun bergerak cepat, langsung membawa  korban ke RSUD Ciamis.

Meski sudah dirawat di rumah sakit, korban terus menerus menangis kesakitan  lantaran jari manis tangan kanannya yang dipatuk ular tersebut  semakin membengkak.

Baca juga: Bikin Panik, Ular Sanca Sepanjang 3 Meter di Dalam Rumah Ditemukan Seorang Ibu Saat Mau Mencuci

Baca juga: Ular Sanca di Halaman Rumah Bikin Kaget Warga Kuningan, Petugas Linmas dan Damkar Langsung Bertindak

Dan cincin yang berada di jari manis tangan kanan korban  makin terjerat lantaran jari tangannya kian membengkak. Dan semakin menambah rasa sakit.

Akhirnya petugas RSUD Ciamis, menyarankan ibu korban yang sedang menunggui anaknya yang dirawat di rumah sakit tersebut untuk minta bantuan  UPT Damkar Ciamis.

Ibu korban, sekitar pukul 13.00 Sabtu (8/1) siang langsung mendatangi Mako Damkar Ciamis di Jl Sudirman Imbanagara.

“Begitu mendapat laporan. Tiga petugas kami langsung menuju RSUD Ciamis. Korban masih dirawat di rumah sakit,” ujar Kepala UPT Damkar Satpol PP Ciamis, Wawan kepada Tribun Sabtu (8/1).

Evakuasi cincin yang melilit jari  Farel yang terus membengkak tersebut dilakukan di ruang rawat inap RSUD Ciamis, tempat korban sedang menjalani perawatan karena dipatuk ular.

Bayu, salah seorang petugas UPT Damkar Ciamis yang menggunakan mini grinder dengan cekatan berhasil memotong dan mengevakuasi cincin yang tengah melilit jari manis tangan kanan korban.  

Proses evakuasi cincin tersebut tidak butuh waktu lama, dalam hitungan menit cincin yang tengah melilit jari korban berhasil dilepas dengan mini  grinder.

Menurut Wawan, bagi warga yang kesulitan melepas cincin yang melilit jari tangannya, petugas UPT Damkar Ciamis siap membantu. Tinggal datangi Mako Damkar di Jl Sudirman  Ciamis dekat gapura selamat dayang Imbanagara (andri m dani)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved