Breaking News:

Pemilik Rumah Tempat Bocah Disekap di Sumedang Plintat-plintut Saat Ditanya, Polisi Akan Lakukan Ini

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengakui untuk kepastian hubungan antara pemilik rumah dan bocah itu masih belum mendapatkan data pasti

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar/Kiki
Kepolisian Resor Sumedang menggelar konfrensi pers kasus penyekapan bocah berusia 5 tahun di Perumahan Anggrek Regency, Sumedang Utara, Sumedang, Kamis (6/1/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Kasus penyekapan bocah usia 5 tahun bernisial R di Sumedang Utara, Sumedang ditangani cepat oleh Kepolisian Resor Sumedang

Polisi telah menetapkan perempuan berinisial S (53), pemilik rumah di kompleks Perumahan Anggrek Regency, RT04/10 sebagai tersangka, Kamis (6/1/2022).

S sendiri diduga adalah tante dari bocah korban yang bernisial R itu. 

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengakui untuk kepastian hubungan antara pemilik rumah dan bocah itu masih belum mendapatkan data yang pasti.

Alasannya, pernyataan S yang selalu berubah. Saat ditanya soal hubungannya dengan R, S mengaku masih kerabat karena R adalah anak sepupunya

Tapi kemudian S mengatakan bahwa korban adalah anak yang dititipkan kakeknya kepadanya. Sementara kakeknya adalah warga Lampung.  

Untuk itu dikatakan Eko, jajarannya masih terus melakukan penggalian informasi terkait sosok korban R, termasuk ke sekolah di mana korban dikatakan pernah bersekolah.   

Begitu dengan penggalian informasi untuk sosok pelaku S.

S adalah perempuan tertutup yang tidak banyak diketahui oleh para saksi yang dimintai keterangan oleh polisi. S juga tidak diketahui jelas pekerjaannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved