Breaking News:

Sejarah Gedung Eks Landraad Indramayu, Saksi Bisu Kaum Pribumi Mendapat Hukuman di Masa Belanda

Suparto Agus Tinus mengatakan, gedung ini menjadi saksi bisu bagi para pelanggar hukum sebelum menerima hukuman.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Gedung Eks Landraad yang sedang dalam tahap renovasi di kawasan Alun-alun Indramayu, Rabu (5/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Gedung Eks Landraad Indramayu menjadi salah satu bangunan peninggalan pemerintah Belanda yang masih tersisa.

Lokasinya berada di kawasan Alun-alun Indramayu dan menjadi satu bagian dari sistem macapat pada pemerintahan zaman dahulu.

Sistem macapat sendiri merupakan satu kesatuan dari sistem pemerintahan yang didalamnya terdiri dari Pendopo, Alun-alun, Pusat Ibadah, Pasar, hingga pengadilan atau Landraad.

Plt Kasi Permuseuman dan Kepurbakalaan (Muskala) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Indramayu, Suparto Agus Tinus mengatakan, gedung ini menjadi saksi bisu bagi para pelanggar hukum sebelum menerima hukuman.

Gedung Eks Landraad yang sedang dalam tahap renovasi di kawasan Alun-alun Indramayu, Rabu (5/1/2022).
Gedung Eks Landraad yang sedang dalam tahap renovasi di kawasan Alun-alun Indramayu, Rabu (5/1/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Tidak sedikit masyarakat pribumi yang di eksekusi di Gedung Eks Landraad, mulai dari dijatuhi hukuman penggal, gantung, hingga penjara.

"Itu karena para pribumi melanggar hukum, tidak membayar upeti, dan lain-lain," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (5/1/2021).

Setelah bertahun-tahun tampak terbengkalai, gedung Eks Landraad Indramayu ini sekarang direnovasi sebagai upaya penyelamatan, progresnya sudah sekitar 90 persen.

Nantinya, Gedung Eks Landraad akan digunakan sebagai tempat pertemuan tamu-tamu dan tempat penyimpan benda bersejarah.

Baca juga: Pro-Kontra Renovasi Gedung Bersejarah Eks Landraad Indramayu, Bakal Dijadikan Gedung Pertemuan

Suparto Agus Tinus juga memastikan, renovasi di Gedung Eks Landraad ini tidak sampai menghilangkan status Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) dari gedung tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved