Breaking News:

Pro-Kontra Renovasi Gedung Bersejarah Eks Landraad Indramayu, Bakal Dijadikan Gedung Pertemuan

Gedung Eks Landraad ini merupakan gedung pengadilan pada masa zaman Hindia-Belanda dan sudah ada sejak tahun 1912.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Gedung Eks Landraad yang sedang dalam tahap renovasi di kawasan Alun-alun Indramayu, Rabu (5/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemkab Indramayu melakukan renovasi terhadap Gedung Eks Landraad yang berada di kawasan Alun-alun Indramayu.

Gedung Eks Landraad ini merupakan gedung pengadilan pada masa zaman Hindia Belanda dan sudah ada sejak tahun 1912.

Progres renovasi tersebut kini sudah berkisar 90 persen dan nantinya akan dijadikan sebagai tempat pertemuan tamu-tamu dari luar daerah serta lokasi penyimpanan benda bersejarah.

Meski demikian, renovasi Gedung Eks Landraad ini rupanya turut menuai pro-kontra.

Gedung Eks Landraad yang sedang dalam tahap renovasi di kawasan Alun-alun Indramayu, Rabu (5/1/2022).
Gedung Eks Landraad yang sedang dalam tahap renovasi di kawasan Alun-alun Indramayu, Rabu (5/1/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Ketua Yayasan Indramayu Historia, Nang Sadewo mengatakan, pihaknya menyayangkan soal renovasi yang turut mengubah bentuk dari Eks Landraad, khususnya pada bagian altar persidangan atau ruang persidangan.

"Itu bentuknya setengah panggung, tingginya sekitar 30 cm dengan kanan kirinya ada anak tangga, tapi kenapa altar persidangan itu dibongkar," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (5/1/2022).

Selain itu, Nang Sadewo juga menyesalkan dengan tidak dimanfaatkannya kembali ubin atau tegel lantai yang menjadi ciri khas bangunan peninggalan pemerintah Belanda tersebut.

Tegel lantai itu, diketahui ditimbun dalam pasir setelah lantai dari Gedung Eks Landraad ditinggikan sekitar 40-50 centimeter.

Baca juga: Renovasi Ruang Kerja Mendikbud Nadiem Makarim Disebut Habiskan Dana Rp 5 Miliar, Ini Penjelasannya

Dalam hal ini, disampaikan Nang Sadewo, pihaknya meminta agar renovasi Gedung Eks Landraad yang saat ini masih dalam proses bisa mengembalikan lagi bentu dari altar persidangan tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved