Breaking News:

Habib Bahar Jadi Tersangka, Kuasa Hukum: Innalillahi wa Innailahi Rojiun, Keadilan Sudah Mati

Penetapan tersangka oleh Polda Jabar terhadap Habib Bahar bin Smith menjadi tanda keadilan dan demokrasi di Indonesia sudah mati. 

Tribun Jabar
Habib Bahar bin Smith tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan ujaran kebencian. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Penetapan tersangka oleh Polda Jabar terhadap Habib Bahar bin Smith menjadi tanda keadilan dan demokrasi di Indonesia sudah mati. 

Hal itu diungkapkan Ichwan Tuankotta, kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, saat dihubungi, Selasa (4/1/2022). 

"Yang jelas, luar biasa ya, Innalillahi wa Innailaihi Rajiun, berarti memang keadilan dan demokrasi di negara kita ini sudah mati sebagaimana yang disampaikan Habib Bahar ketika akan diperiksa," ujar Ichwan. 

Menurut dia, penetapan tersangka terhadap kliennya itu merupakan pembungkaman kritik terhadap Pemerintah. 

Habib Bahar bin Smith tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan ujaran kebencian.
Habib Bahar bin Smith tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan ujaran kebencian. (Tribun Jabar)

"Itu bagian dari urutan membungkam kritik terhadap pemerintahan yang ada, jadi pasti ada sponsornya. Sekarang Habib Bahar dibungkam," katanya. 

Penetapan tersangka yang dilakukan terhadap kliennya pun, kata dia, sangat cepat. 

"Tidak ada proses dulu atau interval memeriksa saksi dari pihak kepolisian. Saya bahkan mendapat informasi, panitia penyelenggara pada saat diadakan pengajian itu sampai saat ini belum diperiksa loh, saksinya saja. Saksinya belum diperiksa," ucapnya.

Sebelumnya, Polda Jabar menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka. Bahar diduga melakukan penyebaran berita bohong saat mengisi ceramah di Margaasih, Kabupaten Bandung. 

Berdasarkan hasil penyidikan dan pemeriksaan, ditambah dua alat bukti yang didapat penyidik, maka status Bahar kini dinaikkan menjadi tersangka

Bahar diperiksa berkaitan dengan laporan yang awalnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan polisi bernomor B 6354/12/2021 SPKT PMJ 2021.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved