Breaking News:

PMI Asal Kabupaten Cirebon Jadi Suspek Omicron, Sudah Jalani Karantina di Wisma Atlet Jakarta

Seorang warga Kabupaten Cirebon sempat dinyatakan sebagai kasus suspek Covid-19 varian Omicron.

Justin TALLIS / AFP
Omicron 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Seorang warga Kabupaten Cirebon sempat dinyatakan sebagai kasus suspek Covid-19 varian Omicron.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cirebon, Sartono, mengatakan, pasien dinyatakan suspek Omicron saat menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta.

Sebab, menurut dia, terdapat sejumlah pasien positif Covid-19 varian Omicron yang menjalani karantina di tempat tersebut.

Baca juga: Pimpin Rakor di Polresta Cirebon, Menhub Minta Kapolres se-Jabar Antisipasi Penyebaran Omicron

"Saat ini, pasien sudah selesai menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta," kata Sartono saat ditemui di Dinkes Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Muria, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (3/1/2022).

Ia mengatakan, yang bersangkutan merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru pulang dari negara tempatnya bekerja.

Namun, pihaknya memastikan PMI itu telah menjalani pemeriksaan swab test PCR usai dikarantina dan hasilnya negatif Covid-19.

Baca juga: Kasus Omicron Terus Bertambah, Hari Ini Tambah 21 Orang, Epidemiolog Bicara Soal Skenario Terburuk

Karenanya, PMI tersebut diizinkan kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Cirebon untuk berkumpul bersama keluarganya.

"Pasien ini dinyatakan suspek karena secara kebetulan di tempat karantinanya ada yang positif Omicron, jadi termasuk kategori suspek saja," ujar Sartono.

Sartono menyampaikan, sebagai bentuk antisipasi PMI itu pun langsung dites ulang saat tiba di Kabupaten Cirebon dan sampelnya dikirim ke Litbangkes Jabar.

Selain itu, Dinkes Kabupaten Cirebon juga dipastikan memantau perkembangan kondisi PMI tersebut untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan. 

"Sejauh ini, kondisinya baik-baik saya. Kami berharap, ke depannya tetap stabil dan tidak muncul gejala apapun," kata Sartono.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved