Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Mangandung Babi, Gerai Bakso GP 2 di Kota Tasikmalaya Didatangi Ormas, Ini yang Terjadi

Sebuah warung bakso atau gerai bakso GP 2 di Kota Tasikmalaya, didatangi ormas keagamaan dan Dinas Pol PP dan Damkar, Senin (3/1/2022) sore.

Editor: dedy herdiana
tribun jabar/firman suryaman
Toko bakso GP 2 di Jalan Veteran, Kota Tasikmalaya, tutup sementara sampai dipasangi label kalau menu mengandung unsur babi, Senin (3/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Sebuah warung bakso atau gerai bakso GP 2 di Kota Tasikmalaya, didatangi ormas keagamaan dan Dinas Pol PP dan Damkar, Senin (3/1/2022) sore.

Lokasi warung bakso itu tepatnya berada di Jalan Veteran. pusat Kota Tasikmalaya.

Penyebabnya, warung bakso tersebut menambah unsur babi tanpa memasang label pemberitahuan sehingga bisa mengecoh warga.

Baca juga: Nahasnya Nasib Wanita di Banyumas Ini Dihabisi Pacar Gelapnya Sampai Disetrum, Ini Rentetan Faktanya

Baca juga: Vaksin Booster untuk Masyarakat Ada Kemungkinan Gratis, Ini Penjelasan Menkes Budi Gunadi Sadikin

"Petugas kami mendatangi toko bakso tersebut untuk memediasi, karena ada ormas keagamaan yang komplain," kata Kepala Dinas Pol PP dan Damkar, Budi Rahman.

Menurut Budi, pengelola toko bakso GP 2 mengakui bahwa mi bakso yang dihidangkan mengandung unsur babi karena sasaran pembelinya nonmuslim.

"Makanya kami langsung mediasi. Solusinya pengelola toko wajib memasang label ada unsur babi dan pengelola bersedia," ujar Budi.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Dinas Pol PP dan Damkar, Dedi Tarhedi, menambahkan, tidak ada tuntutan penutupan toko bakso tersebut.

"Saya kebetulan tadi yang melakukan mediasi antara unsur ormas dengan pengelola bakso. Tidak ada tuntutan penutupan," kata Dedi.

Baca juga: SOSOK Saefudin, Saksi yang Bantu Evakuasi Sejoli Korban Kecelakaan di Nagreg, Ingin Tendang Pelaku

Baca juga: Jabar Curi Start Berikan Vaksin Booster, Apakah Sudah Menyasar Masyarakat Umum?

Hanya saja pihak pengelola mesti memberi tahu bahwa produk baksonya mengandung unsur babi.

"Selama ini memang tidak pernah ada papan pengumuman bercampur unsur babi. Itu bisa menipu pembeli dari kalangan muslim," ujar Dedi.

Pihak pengelola akhirnya menyadari dan bersedia memasang pengumuman terdapat unsur babi.

Janji pengelola tersebut akan dipantau ormas keagamaan termasuk Dinas Pol PP. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjabar.id dengan judul Memasukkan Unsur Babi, Warung Bakso GP 2 di Kota Tasik Didatangi Ormas, Ini Tuntutannya

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved