Breaking News:

Kasus Asusila di Pontren Kuningan

Buntut Penangkapan Ustadz Jahat Asusila, Begini Suasana Terbaru di Ponpes Bina Qurani Kuningan

Buntut penangkapan Abdul Hafifi, oknum pimpinan Pondok Pesantren Bina Qurani oleh petugas kepolisian Kuningan, kini lingkungan pondok pesantren . . .

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana terbaru di Pontren Bina Qurani Kuningan, setelah pimpinan pontrennya, Abdul Hafifi diamankan polisi karena terlibat kasus asusila, Senin (3/1/2022).  

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Buntut penangkapan Abdul Hafifi (38), oknum pimpinan Pondok Pesantren Bina Qurani oleh petugas kepolisian Kuningan, kini lingkungan pondok pesantren tidak ada aktivitas lagi.

"Pas ada penangkapan Pak Ustad, sekarang tidak ada aktivitas kegiatan belajar mengajar," kata Abu Zayin (28) yang juga salah seorang pengajar di ponpes tersebut, saat di wawancarai Tribuncirebon.com, di lingkungan Ponpes setempat di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Senin (3/1/2021).

Pantauan di pontren tempat ustadz jahat pelaku asusila sebelumnya, terlihat Abu Zayin tengah berada di sebuah gedung lingkungan ponpes setempat.

Teramati juga ada beberapa anak kecil sedang bermain di lingkungan setempat.

"Iya, tadi kami sedang bersih - bersih di dalam. Kemudian aktivitas juga sejalannya saja begini," ungkap Abu Zayin yang mengaku masih sepupunya dengan oknum pimpinan ponpes setempat.

Baca juga: INI Pengakuan Oknum Ustadz Jahat Pelaku Asusila Terhadap Santrinya, Diperiksa di Mapolres Kuningan

Dampak geger yang melibatkan oknum pimpinan Ponpes, kata Abu Zayin mengaku sangat prihatin dengan karakter pribadi bersangkutan.

"Ya kalau melihat tingkah pribadinya sih, begitu. Tapi kalau melihat sisi lain, beliau memang bagus," kata Abu Zayin yang baru tiga tahun menetap sebagai tenaga pengajar.

Abu Zayin menceritakan, awal singgah hingga menatap sebagi tenaga pendidik di ponpes tersebut. Mulanya sekitar tiga tahun lalu ada penawaran untuk bergabung, dari kesempatan itu hingga sekarang masih sini.

"Ya, saya asli Sumenep daerah Madura. Tiga tahun lalu saya di ajak gabung sama famili untuk mengajar di sini hingga sekarang," katanya.

Baca juga: HEBOH Perkara Asusila Mirip Kasus Herry Wirawan di Daerahnya, Ketua MUI Kuningan Tanggapi Begini

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved