Breaking News:

Ada 57 Pengaduan TKI Bermasalah di 2021 yang Diterima SBMI Indramayu, Paling Banyak di Malaysia

kasus yang menimpa Tenaga Kerja Wanita (TKW) menjadi yang paling banyak dengan total 42 kasus, sedangkan TKI laki-laki hanya 15 kasus.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih saat menunjukan foto Sutinih, TKW yang tertahan di Irak, Senin (20/12/2021). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu mencatat ada sebanyak 57 kasus pengaduan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI yang diterima sepanjang tahun 2021.
Dari jumlah tersebut kasus yang menimpa Tenaga Kerja Wanita (TKW) menjadi yang paling banyak dengan total 42 kasus, sedangkan TKI laki-laki hanya 15 kasus.
Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, kasus permasalahan yang menimpa para TKI itu paling tinggi terjadi di negara Malaysia dengan sebanyak 14 kasus.
Ketua SBMI Cabang Indramayu saat menunjukan rekaman video Rokaya (40) yang mengalami sakit di Arbil, Irak, Jumat (24/9/2021).
Ketua SBMI Cabang Indramayu saat menunjukan rekaman video Rokaya (40) yang mengalami sakit di Arbil, Irak, Jumat (24/9/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)
"Disusul Uni Emirat Arab dengan 9 kasus, Taiwan 7 kasus, Jerman 5 kasus, Arab Saudi dan Irak masing-masing 4 kasus, Polandia dan Hong Kong 3 kasus, Turki 2 kasus, serta Qatar, China, dan Slovakia masing-masing 1 kasus," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (3/1/2022).
Juwarih menyampaikan, mayoritas permasalahan yang menimpa TKI itu adalah penempatan secara unprosedural atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan sebanyak 27 kasus.
Kemudian penipuan sebanyak 15 kasus, tertahan kepulangannya dan penahanan dokumen terkena denda PJTKI/Agency sebanyak 5 kasus.
Meninggal dunia 2 kasus, dipulangkan karena hamil, sakit, dan hilang kontak masing-masing 1 kasus.
"Dari 57 kasus itu, sebanyak 29 kasus masih dalam proses, 25 kasus selesai, dan 3 kasus dicabut," ujar dia.
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved