Breaking News:

Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Cirebon Tahun Ini Meningkat, Kapolresta: Yang Menonjol Oknum ASN

Jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon selama 2021 tampaknya meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kiri), saat konferensi pers akhir tahun di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon selama 2021 tampaknya meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, jajarannya menangani 104 kasus penyalahgunaan narkoba selama 2021.

Sementara sepanjang 2020 terdapat 88 kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangani petugas Satnarkoba Polresta Cirebon.

"Ada peningkatan 16 kasus penyalahgunan narkoba di wilayah hukum Polresta Cirebon," ujar Arif Budiman saat konferensi pers akhir tahun di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (31/12/2021).

Baca juga: TERUNGKAP, Kompol Yuni yang Kena Kasus Narkoba Pernah Ajukan Banding ke Mabes Polri, Begini Hasilnya

Baca juga: Masih Ingat Kompol Yuni Kapolsek yang Ikut Pesta Narkoba di Bandung? Kini Sudah Dipecat Polda Jabar

Ia mengatakan, dari 101 kasus yang ditangani selama 2021, sebanyak 88 kasus berhasil diungkap dan telah dilimpahkan ke Kejari Kabupaten Cirebon.

Sebanyak 39,3 gram sabu-sabu, 179,53 gram ganja, 4,76 gram tembakau sintetis, 323 butir psikotropika, dan lebih dari 116 ribu butir obat keras golongan G juga berhasil diamankan sebagai barang bukti.

Selain itu, pihaknya menargetkan 16 kasus penyalahgunaan narkoba yang belum terungkap pada 2021 dapat diselesaikan pada awal tahun ini.

"Kasus penyalahgunaan narkoba yang menonjol adalah penangkapan oknum ASN Pemkab Cirebon dan barang buktinya 3,21 gram sabu-sabu," kata Arif Budiman.

Arif menyampaikan, dalam kasus penyakit masyarakat (pekat), jajarannya berhasil mengungkap 54 kasus minuman keras (miras) dan mengamankan 63 tersangka.

Pihaknya juga berhasil menyelesaikan 256 kasus premanisme dan terdapat 329 tersangka yang diamankan terdiri dari preman, tersangka membawa sajam, judi, penganiayaan, dan lainnya.

"Barang bukti yang diamankan di antaranya 10208 botol miras berbagai merek, 3832 liter ciu, 5155 liter tuak, dan lainnya," ujar Arif Budiman.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved