Breaking News:

Ini Perbandingan Kasus Tahun 2020 dan 2021 di Polres Kuningan, Reskrim Alami Kenaikan 35,6 Persen

Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menyampaikan rilis akhir tahun terkait penanganan dan pengungkapan kasus

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya memaparkan laporan kerja selama tahun 2021 di Mapolres Kuningan, Jum'at (31/12/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menyampaikan rilis akhir tahun terkait penanganan dan pengungkapan berbagai kasus yang terjadi sepanjang tahun 2021, Jumat (31/12/2021).

Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, menyatakan rilis akhir tahun merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas Polres Kuningan serta sebagai bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kuningan selama tahun 2021.

“Untuk bidang Reskrim, total tindak pidana yang terjadi tahun 2020 sebanyak 174 perkara, sementara tahun 2021 sebanyak 236 perkara, sehingga mengalami kenaikan sebesar 35,6 persen," katanya.

Baca juga: Bupati Acep Purnama Bareng Forkompinda Siaga di Taman Kota saat Malam Tahun Baru 2022

Baca juga: Buntut Kasus Mirip Herry Wirawan Terjadi di Kuningan, Bupati Acep Purnama Pun Angkat Bicara

Kenaikan jumlah kasus itu dari total penyelesaian perkaranya, sebanyak 174 perkara selama tahun 2020, terselesaikan sebanyak 127 perkara atau 72,9 persen.

"Kemudian dari 236 perkara tahun 2021, terselesaikan sebanyak 181 perkara atau 76,6 persen dengan demikian terjadi kenaikan penyelesaian perkara sebanyak 54 perkara atau sebesar 42,5 persen. Kenaikan ini akibat tingginya produktivitas dan kordinasi internal berjalan baik," katanya.

Untuk kasus narkoba, total tindak pidana yang terjadi tahun 2020 sebanyak 33 perkara, dan tahun 2021 sebanyak 74 perkara, sehingga mengalami kenaikan kasus sebanyak 41 perkara atau 124,2 persen.

"Sementara jumlah tersangka Narkoba yang ditangkap tahun 2020 sebanyak 53 orang, dan tersangka yang ditangkap tahun 2021 sebanyak 96 orang, dengan demikian mengalami kenaikan jumlah tersangka sebanyak 43 atau sebesar 81,1 persen," ujarnya

Untuk pelaksanaan kegiatan lain, itu terdiri dari kegiatan operasi Kepolisian Penegakan Hukum diantaranya Operasi Jaran Lodaya 2021 dalam rangka Penanggualangan Pencurian Kendaraan Bermotor (22 Feb - 3 Maret), Operasi Pekat Lodaya 2021 dalam rangka Penanggulangan Penyakit Masyarakat (4 - 13 April).

"Operasi Libas Lodaya 2021 dalam rangka Penanggulangan Pencurian Dengan Kekerasan dan Pencurian Dengan Pemberatan (28 Mei - 7 Juli 2021).  serta Operasi Antik Lodaya 2021 dalam rangka Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika dan psikotropika serta Zat Adiktif Illegal," katanya.

Kapolres memaparkan untuk capaian hasil vaksinasi yang telah dilakukan di wilayah hingga tanggal 30 Desember 2021. "Dari 1.167.686 jumlah Penduduk Kuningan, total target sasaran vaksinnya adalah sebanyak 922.959 orang. Dari total target sasaran vaksin tersebut, saat ini sudah dilakukan vaksinasi Dosis 1 sebanyak 651.696 atau sudah mencapai 70,61 persen," ujarnya.

Sementara untuk vaksin Dosis 2 sebanyak 414,525 orang atau sebesar 44,91 persen dan untuk vaksin Dosis 3 baru mencapai 3.827 orang atau sebesar 4,41 persen.

"Dalam pelaksanaan vaksinasi itu bersama-sama dengan stakeholder dalam melakukan program percepatan vaksinasi kepada warga masyarakat, sehingga pencapaian target vaksin dosis kedua dapat mencapai target 70 persen sebagaimana capaian hasil vaksin dosis pertama," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved