Breaking News:

Kasus Asusila di Pontren Kuningan

Buntut Kasus Mirip Herry Wirawan Terjadi di Kuningan, Bupati Acep Purnama Pun Angkat Bicara

Terungkapnya kasus asusila yang mirip kasus Herry Wirawan, di Kuningan, membuat Bupati Kuningan H Acep Purnama angkat bicara.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama, Selasa (9/11/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Terungkapnya kasus asusila yang mirip kasus Herry Wirawan, di Kuningan, membuat Bupati Kuningan H Acep Purnama angkat bicara.

Kasus asusila yang mirip dengan kasus Herry Wirawan yang heboh di Bandung, itu melibatkan Pimpinan Pondok Pesantren Bina Qurani terhadap sejumlah santrinya di Kuningan.

Bedanya, korban pada kasus asusila di Kuningan ini merupakan para santri, bukan santriwati.

"Kami sangat prihatin tentunya. Meski korban bukan warga  Kuningan dan sekarang kondisi korban sedang mendapat perawatan dan pengawasan langsung dari psikiter di Rumah Sakit di Cirebon," kata Bupati Acep Purnama saat usai melaksanakan Istiqosah di Masjid yang berada di lingkungan Setda Kuningan, Jum'at (31/12/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Kasus Mirip Herry Wirawan Terjadi di Kuningan, 7 Anak di Bawah Umur Jadi Korbannya

Mengenai bangunan ponpes yang menjadi tempat kejadian perkara, kata Bupati mengetahui bahwa itu belum memiliki kelengkapan izin beroperasi dan ini jelas menjadi catatan kedepan dalam melakukan pengawasan di lingkungan masyarakat.

"Ya terkait ponpes memang belum ada izin. Kedepan kami lebih perhatian terhadap kegiatan - kegiatan tersebut. Kemudian, saya minta tolong kepada semua untuk mentaati peraturan di daerah, jadi ketika muncul begini gimana?" ujarnya.

Secara keterlibatan dalam tindakan buruk, kata Bupati mengklaim itu terjadi di wilayah. "Iya saya dengar oknum dan korban bukan warga Kuningan, tapi tetap harus menjadi perhatian juga," katanya. 

Sebelumnya diberitakan Abdul Hafifi (38) pimpinan Pondok Pesantren Bina Qurani yang terletak di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kuningan, harus berurusan dengan polisi.

Hal itu diketahui setelah sebelumnya, tersangka melakukan perbuatan tidak wajar terhadap anak didiknya alias diduga melakukan perbuatan asusila.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved