Breaking News:

Sepanjang Tahun 2021, Kejaksaan Negeri Indramayu Berhasil Selamatkan Rp 350.444.720 Uang Negara

Denny Achmad mengatakan, nominal tersebut meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni 2019 sebesar Rp 265.699.000

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Konferensi pers kinerja selama tahun 2021 di Kejaksaan Negeri Indramayu, Kamis (30/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kejaksaan Negeri Indramayu berhasil menyelamatkan memulihkan uang negara senilai Rp 350.444.720 pada tahun 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Denny Achmad mengatakan, nominal tersebut meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni 2019 sebesar Rp 265.699.000 dan tahun 2020 hanya Rp 215.212.450.

"Untuk tahun 2021 ini kita ada peningkatan dibanding 2 tahun sebelumnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat konferensi pers kinerja selama tahun 2021 di Kejaksaan Negeri Indramayu, Kamis (30/12/2021).

Denny Achmad mengatakan, selain itu, bidang tindak pidana khusus juga melaporkan ada 5 kegiatan penuntutan yang sudah dilakukan sepanjang tahun 2021.

Konferensi pers kinerja selama tahun 2021 di Kejaksaan Negeri Indramayu, Kamis (30/12/2021).
Konferensi pers kinerja selama tahun 2021 di Kejaksaan Negeri Indramayu, Kamis (30/12/2021). (Handhika Rahman/Tribuncirebon.com)

Sebanyak 4 di antaranya adalah tindak pidana korupsi dan 1 tindak pidana tentang cukai.

Dari kegiatan-kegiatan yang sudah dieksekusi tersebut, Kejaksaan Negeri Indramayu berhasil menyetorkan uang pengganti ke kas negara senilai Rp 195.125.000.

"Dan sekarang kita juga masih melakukan penyelidikan terhadap 2 kegiatan lagi, yakni perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan padat karya penanaman mangrove tahun 2020 dan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana BUMDes," ujar dia.

Selain itu, dari bidang tindak pidana umum, Kejaksaan Negeri Indramayu diketahui menerima sebanyak 418 perkara yang masuk pada tahun 2021.

Baca juga: 2 Kasus Dugaan Korupsi Masuk Tahap Penyidikan Kejari Indramayu, Awal Tahun Tersangka Ditetapkan

Di antaranya adalah kasus tragedi berdarah yang terjadi di lahan tebu PG Jatitujuh di perbatasan Indramayu-Majalengka.

"Adapun pasal yang paling sering dikenakan adalah Pasal 363 tentang pencurian dan kekerasan," ujar dia.

Selain itu, disampaikan Denny Achmad, Kejaksaan Negeri Indramayu juga melakukan kegiatan tangkap buronan, ada sebanyak 3 penangkapan yang dilakukan pada tahun 2021 ini.

Meliputi, satu tersangka tindak pidana korupsi dan dua tersangka tindak pidana umum.

"Kita juga punya program unggulan yaitu Gobang Gosir yang merupakan program unggulan inovasi Kejaksaan Negeri Indramayu untuk melayani masyarakat dalam bentuk pengantaran pengambilan barang bukti, SIM, STNK, dan KIR tanpa dipunggut biaya. Pada tahun ini telah diantarkan sebanyak 51 barang bukti," ucap dia.

Baca juga: Kejari Terima Limpahan Laporan Kasus Korupsi yang Libatkan Pejabat di Majalengka

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved