Breaking News:

Pelajar di Indramayu Ditangkap Polisi, Jadi Eksekutor Curanmor, Sudah Beraksi di 9 Kecamatan

seorang pelajar di Kabupaten Indramayu ditangkap polisi karena mencuri sepeda motor atau Curanmor terlibat menjadi pelaku Curanmor

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Para pelaku curanmor saat digelandang polisi di Mapolres Indramayu, Kamis (30/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - IWN (18), seorang pelajar di Kabupaten Indramayu ditangkap polisi karena mencuri sepeda motor atau Curanmor.

Pelajar itu ikut terlibat menjadi pelaku Curanmor bersama 5 pelaku lainnya, yakni WHYD (24), THR (28), WHDN (35), KNDI (31), dan AGS (30).

Dalam aksi kejahatan itu, pelajar tersebut bahkan berperan sebagai eksekutor pencurian.

Baca juga: Waspada Jika Ada yang Ngaku Hilang Kunci Motor, Warga Majalengka Jadi Korban Modus Baru Curanmor

Baca juga: Dua Pelaku Curanmor di Indramayu Ditangkap, Pelaku Bobol Garasi Saat Korban Tidur di Rumah Mertua

Adapun secara keseluruhan ada 6 orang tersangka yang diamankan polisi dengan barang bukti sebanyak 12 unit sepeda motor.

Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara melalui KBO Reskrim Iptu H Karnadi mengatakan, para tersangka ini merupakan pelaku yang mengakibatkan hilangnya kendaraan sepeda motor di sedikitnya 9 kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Meliputi Kecamatan Balongan, Juntinyuat, Jatibarang, Karangampel, Kedokanbunder, Sukagumiwang, Kertasemaya, Lohbener, dan Kecamatan Sindang.

"Ada 5 orang bertindak sebagai eksekutor dan 1 orang pembantuan. Pastinya iya, para pelaku ini merupakan sindikat karena ini ada beberapa kelompok juga," ujar dia di Mapolres Indramayu, Kamis (30/12/2021).

Iptu H Karnadi menyampaikan, para pelaku ini biasa menyasar kendaraan milik korban yang terparkir di halaman maupun dalam rumah.

Mereka awalnya berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari target sasaran.

Setelah didapati target, pelaku lalu masuk ke halaman atau rumah korban dengan cara merusak gembok pagar.

Kemudian, mereka mengambil sepeda motor milik korban dengan merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci leter T.

"Para pelaku ini biasa melakukan aksinya ketika malam hari," ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keenam pelaku tersebut dikenakan Pasal 363 ayat KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved