Breaking News:

OJK Catat Sektor Jasa Keuangan di Ciayumajakuning Tetap Stabil Meski Pandemi Belum Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) mencatat sektor jasa keuangan tetap stabil dan terus bertumbuh meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala OJK Cirebon, M Fredly Nasution (kiri), saat konferensi pers akhir tahun di OJK Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Rabu (28/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) mencatat sektor jasa keuangan tetap stabil dan terus bertumbuh meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Hal itu terlihat dari semakin meningkatnya fungsi intermediasi baik di sektor perbankan maupun di Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) dan bertambahnya dana investor di pasar modal.

Kepala OJK Cirebon, M Fredly Nasution, memastikan, kinerja sektor keuangan yang terjaga sejalan dengan fungsi pengawasan yang terus dilakukan OJK dan relatif terkendalinya pandemi Covid-19.

Menurut dia, faktor-faktor tersebut mendorong peningkatan mobilitas masyarakat yang berdampak pada perbaikan aktivitas perekonomian Wilayah 3 Cirebon yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, serta Kuningan.

"Hingga Oktober 2021, dana pihak ketiga (DPK) dan penyaluran kredit bank umum konvensional di Ciayumajakuning menunjukkan tren positif," kata M Fredly Nasution saat konferensi pers akhir tahun di OJK Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Rabu (28/12/2021).

Baca juga: Perbedaan Dompet Digital OVO dan OVO Finance yang Izin Usahanya Resmi Dicabut OJK

Ia mengatakan, secara year on year (yoy) DPK tumbuh sebesar 3,82 persen menjadi Rp 36,23 triliun dan penyaluran kredit bank umum konvensional tumbuh 9,51 persen menjadi Rp 41,40 triliun.

Selain itu, tren positif juga terlihat di bank umum syariah & unit usaha syariah yang ditunjukkan dengan meningkatnya DPK mencapai 9,48 persen menjadi Rp 2,86 triliun dan penyaluran pembiayaan naik 11,52 persen atau sebesar Rp 2,76 triliun.

Pihaknya juga mencatat hingga November 2021, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di bawah pengawasan OJK Cirebon menunjukan tren positif di tengah situasi pandemi Covid-19.

"Ada pertumbuhan pada total aset mencapai 9,85 persen menjadi sebesar Rp 3,44 triliun, DPK meningkat double digit 13,09 persen menjadi Rp 2,48 triliun, dan kreditnya mampu mencatatkan tren positif sebesar 5,38 persen menjadi Rp2,54 triliun," ujar M Fredly Nasution.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved