Breaking News:

Heboh Kepala Babi di Tumpukan Sampah, Warga Curiga Daging Celeng Mulai Dijual, Ini Kata Pihak Pasar

Koordinator Rumah Singgah Sampah Cipanas Dede Ihsan sempat menemukan tumpukan kulit, kepala, kaki babi (celeng) di tumpukan tempat pembuangan sampah

Editor: Mumu Mujahidin
Blantyre Farms
ILUSTRASI - Ilmuwan Klaim Virus G4, Flu Babi Jenis Baru yang Ditemukan di China, Bisa Jadi Pandemi 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril M

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Warga Cipanas geger dengan adanya informasi temuan kulit, tulang kaki, dan kepala babi tergeletak di sebuah tumpukan sampah di jalur protokol Cipanas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Assosiasi Pedagang Daging Domba, Ayam dan Sapi (Apddas) Kabupaten Cianjur Yayuk Srirahayu membantah adanya peredaran daging celeng di Cianjur.

"Informasi keberadaan daging celeng ini memang sudah sangat lama, sekarang muncul kembali," kata Yayu saat ditemui di Pasar Cipanas, Rabu (29/12/2021) siang.

Ia mengatakan, tidak akan ada peredaran daging celeng di pasar-pasar di Kabupaten Cianjur.

ILUSTRASI - Ilmuwan Klaim Virus G4, Flu Babi Jenis Baru yang Ditemukan di China, Bisa Jadi Pandemi
ILUSTRASI - Ilmuwan Klaim Virus G4, Flu Babi Jenis Baru yang Ditemukan di China, Bisa Jadi Pandemi (Blantyre Farms)

Pasalnya pedagang di Cianjur hampir sama rata-rata mengambil daging yang akan dijual.

"Kalaupun mengambil dari luar seperti Bandung, hanya daging boks atau beku, selebihnya untuk lokalan dari peternaknya langsung," ujarnya.

Yayuk tidak menampik isu adanya keberadaan daging celeng saat ini kembali merebak.

Hal tersebut lantaran saat ini sudah mendekati pergantian malam tahun baru. Terlebih untuk sektoral Cipanas merupakan daerah wisata.

"Bisa saja, Cipanas ini banyak wisatawan yang datang. Mungkin untuk mereka tamu-tamu non muslim yang suka makan daging celeng atau bisa juga perkeliruan," katanya.

Hal senada diucapkan Kepala Subag TU UPTD Pasar Cipanas Iman, tidak ada peredaran daging celeng di Pasar Cipanas.

Baca juga: Pantas Presiden Vladimir Putin Tertawa, Ternyata Ada Menterinya Usul Impor Daging Babi ke Indonesia

"Kami dari UPTD Pasar Cipanas rutin melakukan pemeriksaan di semua titik baik itu pedagang sandang pangan, seperti daging, dan tidak ada temuan daging celeng," katanya.

Iman mengatakan, kurang lebih satu bulan ke belakang dirinya mendapatkan informasi keberadaan daging celeng tak jauh dari Pasar Cipanas.

"Kurang lebih satu bulan kebelakang saya memang mendapatkan informasi ada temuan daging celeng yang dikemas dalam karung, posisinya tidak jauh dari Pasar. Tapi saya cek langsung ke pasar tidak ada," katanya.

Koordinator Rumah Singgah Sampah Cipanas Dede Ihsan sempat menemukan tumpukan kulit, kepala, kaki babi (celeng) di tumpukan tempat pembuangan sampah sementara di jalur protokol.

"Saya juga heran, karena kejadian ini kurang lebih sudah satu bulan lamanya. Ini mau saya telusuri siapa oknum yang membuang sisa-sisa atau potongan daging celeng tersebut," katanya.

Baca juga: Seorang Nenek Kritis Ditembak Tetangganya, Pelaku Mengira Korban Adalah Babi Buruan

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved