Breaking News:

Sempat Geger di Medsos, Hilangnya Dua Santri di Indramayu dari Ponpes Terjawab, Begini Kata Polisi

Dua santri di Kabupaten Indramayu dikabarkan hilang dari salah satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Terisi.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Google.com
Ilustrasi anak hilang 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dua santri di Kabupaten Indramayu dikabarkan hilang dari salah satu pondok pesantren di wilayah Kecamatan Terisi.

Kabar soal santri itu hilang beredar luas di media sosial masyarakat Kabupaten Indramayu hingga menggegerkan masyarakat.

Banyak warganet yang membagikan ulang soal informasi hilangnya dua santri itu sejak Minggu (26/12/2021).

Dalam keterangannya, kedua santri itu sudah menghilang selama dua hari.

Baca juga: FAKTA BARU Kasus Herry Wirawan, Bidan Sebut Pelaku Dampingi Santrinya Melahirkan di Klinik

Baca juga: Anak Kiai Jombang Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Sesumbar dan Berani Bawa-bawa Jokowi

Mereka tidak ada di pondok pesantren atau rumah mereka.

Sebelum dilaporkan hilang, keduanya juga membawa tas besar.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Terisi, Iptu Hendro Ruhanda, melalui Kanit Reskrim Polsek Terisi, Bripka Wahyudin, mengatakan, kedua santri tersebut sekarang sudah ditemukan.

Hal ini diketahui dari salah satu postingan akun Facebook Masitoh.

"Mereka ditemukan di wilayah Eretan, Kecamatan Kandanghaur, di rumah kontrakan warga," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (28/12/2021).

Hasil tangkap layar salah seorang netizen yang membagikan kabar ditemukannya kedua santri yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Hasil tangkap layar salah seorang netizen yang membagikan kabar ditemukannya kedua santri yang sebelumnya dilaporkan hilang. (Tangkap layar FB)

Menurut Bripka Wahyudin, pihak keluarga belum melaporkan kejadian soal hilangnya kedua santri tersebut ke polisi.

Pasalnya, kedua santri itu sudah lebih dahulu ditemukan.

Mereka diduga kabur dari pondok pesantren.

"Sejak ramai di media sosial, hanya selang sehari langsung ditemukan, jadi tidak laporan ke polisi," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved