Breaking News:

Ada Kades Terpilih Meninggal, Bupati Kuningan Akhirnya Melantik 77 Kades Termasuk Lia Kades Termuda

Bupati Kuningan, H Acep Purnama melantik dan mengambil sumpah jabatan 77 kepala desa hasil pilkades serentak yang dilaksanakan 28 November lalu.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Pelantikan 77 kades di Kuningan usai pelaksanaan Pilkades serentak 2021, Selasa (28/12/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Bupati Kuningan, H Acep Purnama melantik dan mengambil sumpah jabatan 77 kepala desa hasil pilkades serentak yang dilaksanakan 28 November lalu.

"Dari 78 kepala desa terpilih, satu kades terpilih batal dilantik akibat meninggal dunia," ungkap Acep disela kegiatan Pelantikan yang digelar di Aula Pendopo Bupati, Kompleks Setda Kuningan, Jalan Raya Siliwangi, Selasa (28/12/2021).

Dijelaskan Acep, kades terpilih meninggal dunia itu adalah Oban Sobari, Kades Babakan Mulya, Kecamatan Cigugur.

Sebelum proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 77 kades itu pun, Acep sempat mengajak semua hadirin untuk mendoakan almarhum agar diampuni segala khilaf dan dosanya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Alloh SWT.

Baca juga: Gara-gara Kades Buka Pintu Darurat, Pesawat Ini Batalkan Penerbangan, Rombongan Akhirnya Naik Bus

Baca juga: 10 Kepala Desa di Kuningan Meninggal di Masa Pandemi, Tiga di Antaranya Diduga Positif Covid-19

Baca juga: Oban Subari Calon Kades Terpilih Meninggal Dunia di Kuningan, Punya Riwayat Penyakit Gula

Selain itu Bupati Kuningan juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan pada kades demisioner dan yang belum mendapatkan kesempatan terpilih kembali.

"Semoga pengabdiannya menjadi ladang pahala untuk mereka, kepada para Kades yang baru dilantik, agar segera melakukan konsolidasi dengan para perangkat desa untuk memulai kinerja membangun desa," katanya.

Pembangunan desa itu di antaranya, jangan ada pemberhentian perangkat yang tidak berdasar. Jangan hanya karena beda pilihan saat Pilkades ada perangkat yang diberhentikan.

"Kami meminta para Kades dan masyarakat desa paska Pilkades ini agar segera melakukan rekonsiliasi, tiga hal untuk dijadikan fokus program para Kades. Pertama adalah tentang pengelolaan sampah yang baik di desa, program pengentasan stunting dengan kolaborasi dan koordinasi bersama pemerintah daerah dan juga melaksanakan program pendidikan," katanya.

Kemudian Bupati juga menekankan agar para Kades bisa meningkatkan konsolidasi bersama masyarakat dan aparat desa untuk memperhatikan kondisi sosial masyarakat di desanya.

"Aktifkan kembali peran RT, RW dan masyarakat untuk melihat kondisi sosial di sekeliling kita," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved