Breaking News:

Ada Delapan Makanan Unggulan UMKM di Kuningan, Termasuk Komoditas Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

Dari ratusan makanan olahan UMKM di Kuningan ternyata ada 8 produk UMKM yang menjadi unggulan dan salah satunya tembus pasar dunia.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
ILUSTRASI bagi-bagi kopi lokal Kuningan usai solat Jumat di Masjid Syiarul Islam Kuningan, Jumat (5/11/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Dari ratusan makanan olahan UMKM di Kuningan ternyata ada 8 produk UMKM yang menjadi unggulan dan salah satunya tembus pasar dunia.

"Kedelapan makanan olahan itu di antaranya ada ketempling, Olahan Susu Murni, Bawang goreng, Tape, Minuman Jeruk Nipis Peras, Makanan olahan Ubi, produk minuman Markisa dan Kopi lokal yang diketahui pasar sudah masuk negara Amerika," kata Uu Kusmana, Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan Kuningan, saat ditemui usai kegiatan di Aual BJB Kuningan, Jalan Siliwangi, Minggu (26/12/2021).

Dari delapan produk UMKM tadi, kopi lokal Kuningan ini telah mampu menembus pasar internasional.

"Belum lama pelaku usaha kopi di Kuningan telah launching untuk melakukan ekspor kopi Kuningan ke Amerika," ujarnya.

Baca juga: Bagikan Kopi Gratis Usai Salat Jumat, Manajer Galeri Kopi: Kenalkan Kopi Lokal ke Warga Kuningan

Bagi bagi kopi usai solat Jumat di Masjid Syiarul Islam Kuningan, Jumat (5/11/2021).
Bagi bagi kopi usai solat Jumat di Masjid Syiarul Islam Kuningan, Jumat (5/11/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Masa libur Nataru 2021 ini, kata dia mengklaim bahwa setiap wisatawan bisa menikmati hasil produk UMKM di Kuningan. Pasalnya, produk UMKM itu pasti tersedia l disejumlah objek wisata di Kuningan.

"Iya untuk para wisatawan itu bisa menikmati produk UMKM di setiap objek wisata di Kuningan. Sebab belum lama, usai menggelar Jambore Nasional UMKM di desa wisata, kami telah melakukan banyak kerjasama. Baik dengan paguyuban wisata dan sejumlah perguruan tinggi," ujarnya.

Pemerintah mengklaim bahwa pelaksanaan UMKM itu harus mendapat perhatian serius. Karena sektor tersebut merupakan nadi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi yang terdampak akibat Pandemi Covid19 hingga sekarang.

"Ya untuk pelaku UMKM kita akan lebih serius melakukan pendampingan. Sebab sektor UMKM sebagai nadi ekonomi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mensejahterakannya," ungkapnya.

Kemudian soal banyak ditemukan pabrik roti yang mengalami guling tikar dalam usaha, Uu Kusmana berterima kasih adanya informasi demikian. Kemudian sebagai sikap pemerintah itu akan melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap pelaku usaha pembuatan roti tersebut. "Ya kita sangat berterima kasih atas pemberitaan pelaku usaha pabrik rotinya, ini akan menjadi sikap dan keseriusan kami untuk melakukan pendampingan dan pembinaan lebih intensif kepada mereka," ujarnya. (*)

Baca juga: Ini Kegiatan Perayaan Natal yang Dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Kuningan, 6 Napi Dapat Remisi 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved