Breaking News:

Beraksi 8 Kali Komplotan Maling Spesialis Toko Berakhir di Polresta Cirebon

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, aksi itu terjadi pada Kamis (9/12/2021) kira-kira pukul 23.30 WIB.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kedua kanan), beserta jajarannya saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petualangan komplotan maling spesialis toko tampaknya harus berakhir di Polresta Cirebon.

Komplotan yang beranggotakan AS (40), SP (28), dan AN (31) tersebut tertangkap tangan saat beraksi di toko bangunan yang berada di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, aksi itu terjadi pada Kamis (9/12/2021) kira-kira pukul 23.30 WIB.

Menurut dia, ketiganya tertangkap tangan saat merusak gembok pintu toko bangunan olej petugas yang tengah berpatroli rutin.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kedua kanan), beserta jajarannya saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/12/2021).
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kedua kanan), beserta jajarannya saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/12/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

"Mereka sempat kabur, tapi berhasil diamankan tidak jauh dari TKP," kata Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/12/2021).

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara komplotan tersebut telah beraksi hingga delapan kali di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon.

Mereka menggasak toko bangunan, toko sembako bengkel, hingga optik. Dari seluruh aksi tersebut, mereka biasanya menggondol mesin kompresor.

Bahkan, komplotan itu pun tergolong lihai saat beraksi. Pasalnya, mereka membawa peralatan cukup lengkap untuk merusak kunci maupun gembok.

"Mereka biasa merusak kunci dan gembok menggunakan obeng, besi yang dipipihkan, bor, alat pahat, jeruji, serta lainnya," ujar Arif Budiman.

Arif menyampaikan, seluruh peralatan tersebut juga telah diamankan sebagai barang bukti untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Ketiga tersangka yang diamankan pun dijerat Pasal 363 KUHP juncto Pasal 53 KUHP dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Baca juga: Pengakuan Komplotan Maling Kabel Instalasi di Stadion Watubelah Cirebon, Dijual dengan Harga Segini

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved