Kecelakaan Maut di Nagreg
Polisi Bilang Handi Korban Tabrak Lari di Nagreg Diduga Masih Hidup Saat Dibuang ke Sungai Serayu
Handi bersama Salsabila (14) adalah korban tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
"Hal ini menunjukkan saat dibuang dia (korban laki-laki) dalam keadaan hidup atau tidak sadar," tutur dia.
Ia menyimpulkan bahwa Salsabila meninggal saat kejadian di Nagreg, sedangkan Handi dibawa dan dibuang dalam keadaan masih hidup.
"Kami temukan laki-laki itu meninggal karena air."
"Jadi, laki-laki itu meninggal dunia karena tenggelam dan bukan karena luka di kepalanya karena luka di kepala tidak mematikan," ujar dr Sumy Hastry Purwanti.
Kronologi
Peristiwa tabrak lari brutal itu terjadi pada 8 Desember 2021di Nagreg, Kabupaten Bandung.
Setelah keduanya jadi korban kecelakaan tabrakan, pelaku membawa Handi dan Salsabila.
Warga mengira kedua sejoli itu dibawa ke rumah sakit.
Ternyata belakangan diketahui, korban yang sudah tak berdaya itu dibawa kabur dan dibuang ke Sungai Serayu di Jawa Tengah di dua tempat terpisah.
Handi ditemukan di Kecamawan Rawalo, Kabupaten Banyumas, sedangkan Salsabila ditemukan di Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.
Warga yang menemukan kedua sejoli korban tabrak lari itu tidak menemukan satu pun identitas.
Warga kemudian menguburkan keduanya.
Belakangan diketahui, keduanya ternyata Handi dan Salsabila setelah polisi mencocokkan data temuan keduanya dengan keterangan keluarga.
Baca juga: Netizen Bongkar Kelakuan Oknum Polisi Aniaya Dua Remaja, Perwira Polri: Betul Pelakunya Polisi
Deden Sutisna (41), paman Salsabila, bercerita, di hari kejadian keponakannya dijemput teman prianya bernama Handi.
Tak berapa lama setelah dua remaja itu pergi, dia menerima kabar dari warga bahwa Salsabila terlibat kecelakaan.