Breaking News:

Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022, Okupansi Hotel Santika Cirebon Naik 20 Persen

Public Relations Hotel Santika Cirebon, Chicko Handoyo, peningkatan tersebut mencapai 20 persen dibanding hari biasanya.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Suasana salah satu kamar di Hotel Santika Cirebon, Jl Wahidin, Kota Cirebon, Jumat (13/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Okupansi Hotel Santika Cirebon selama masa libur natal dan tahun baru 2022 meningkat.

Public Relations Hotel Santika Cirebon, Chicko Handoyo, peningkatan tersebut mencapai 20 persen dibanding hari biasanya.

Bahkan, menurut dia, tingginya tingkat hunian kamar atau okupansi itu mulai terlihat sejak awal Desember 2021.

"Dari 87 kamar yang tersedia, kira-kira 70 persennya sudah dibooking," ujar Chicko Handoyo saat ditemui di Hotel Santika Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Senin (20/12/2021).

Areal kolam renang yang menjadi lokasi romantic dinner valentine di Hotel Santika Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Selasa (9/2/2021).
Areal kolam renang yang menjadi lokasi romantic dinner valentine di Hotel Santika Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Selasa (9/2/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Ia mengatakan, seluruh kamar yang tersedia telah habis dipesan para tamu pada tanggal-tanggal tertentu selama periode tersebut.

Misalnya, pada 24 - 25 Desember 2021 dan 1 - 2 Januari 2021 seluruh kamar di Hotel Santika Cirebon telah dipesan seluruhnya.

Pihaknya mengakui sebagian besar para tamu membooking kamar hotel melalui berbagai online travel agent (OTA).

"Ada juga yang membooking langsung melalui telepon dan datang ke hotel," kata Chicko Handoyo.

Chicko mengakui dibatalkannya PPKM level 3 pada akhir tahun cukup memengaruhi tingkat okupansi Hotel Santika Cirebon.

Pasalnya, para tamu mulai memesan kamar saat rencana penerapan PPKM level 3 tersebut dibatalkan.

Bahkan, ada juga tamu menjadwalkan ulang pemesanannya dari pertengahan Januari 2022 menjadi lebih awal.

"Kami juga meniadakan perayaan Tahun Baru 2022 dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah," ujar Chicko Handoyo.

Baca juga: Update Syarat Perjalanan Darat Selama Natal 2021 dan Tahun Baru 2022: Harus Sudah Divaksin Lengkap

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mutasi Sejumlah Kapolda

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved