Breaking News:

SBMI Indramayu Surati Kemenlu dan KBRI Baghdad, Tindak Lanjuti Aduan TKW Tertahan 14 Tahun di Irak

Warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat itu dilaporkan tertahan selama 14 tahun oleh majikannya tidak boleh pulang ke tanah air.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih saat menunjukan foto Sutinih, TKW yang tertahan di Irak, Senin (20/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu surati Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Baghdad, Senin (20/12/2021).

Hal tersebut sebagai tindak lanjut pelaporan keluarga Sutinih (42), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu yang tertahan di Irak.

Warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat itu dilaporkan tertahan selama 14 tahun oleh majikannya tidak boleh pulang ke tanah air.

"Sudah kita kirim pengaduan, suratnya kita kirim ke Kemenlu dan KBRI Baghdad," ujar Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih.

Juwarih mengatakan, tindak lanjut lainnya, SBMI Indramayu juga akan mempelajari soal pengaduan tersebut.

Mengingat, dokumen yang dimiliki keluarga sangat terbatas, yakni hanya bukti kirim uang saja.

Meski demikian, dokumen itu cukup sebagai dasar agar SBMI Indramayu untuk mencari kelengkapan dokumen lainnya yang dibutuhkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, alasan majikan, enggan memulangkan Sutinih karena sudah merekrut TKW yang bersangkutan dengan harga mahal.

Selain itu, Sutinih diketahui juga belum dibayarkan gajinya selama 4 tahun oleh majikan.

Di Irak, Sutinih diketahui juga tidak diberi kebebasan untuk berkomunikasi dengan keluarga.

Sutinih hanya diberi kesempatan menghubungi keluarga 1 kali dalam waktu 3 bulan.

"Lalu kalau keluarga ingin menelepon, sama majikannya itu selalu ditolak teleponnya. Harus dari sana yang nelepon, itu pun diberi waktu 1x dalam 3 bulan," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved