Breaking News:

Jambore Nasional UMKM Dapat Sambutan Baik, Usaha untuk Dongkrak Destinasi Wisata di Kuningan

Pelaksanaan Jambore Nasional UMKM bisa mendongrak dan mengenalkan produk lokal atau makanan khas daerah Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan di Jambore Nasional yang berlangsung di Desa Sakerta Timur Kecamatan Darma Kuningan Jawa Barat 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Pelaksanaan Jambore Nasional UMKM yang berlangsung selama akhir pekan, Sabtu dan Minggu (18 -19/12/2021) di Desa Sakerta Timur, Kecamatan Darma, Kuningan, Jawa Barat, mendapat sambutan baik dari sejumlah peserta stand, dari Koperasi dan pelaku wisata.

Pasalnya, dalam kegiatan itu bisa mendongrak dan mengenalkan produk lokal atau makanan khas daerah Kuningan.

Ketua Paguyuban Wisata Kuningan, Abidin mengatakan sangat mengapresiasi terhadap  pemerintah melalui Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan.

Sebab, dengan kemeriahan kegiatan ini otomatis meningkatkan sektor ekonomi kerakyatan di lingkungan Kuningan.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan Jambore Nasional UMKM. Terlepas melibatkan koperasi, pelaku UMKM dari masyarakat dan kalangan akademisi, namun ini sebagai pemicu dalam mendongkrak ekonomi kerakyatan," ujar Abidin saat ditemui di lokasi tadi.

Selain itu, Abidin mengklaim bahwa kegiatan ini merupakan sinergitas dalam melangsungkan kerjasama dengan lokasi wisata di Kuningan.

"Bentuk kerjasama dengan kami pelaku wisata. Jadi setiap produk UMKM ini bisa di jajakan di setiap objek wisata," katanya.

Artinya, kata Abidin, ini merupakan satu kesatuan dalam memajukan sektor ekonomi yang sempat terjun bebas akibat terdampak Pandemi Covid-19.

"Ya meski kita sempat terdampak akibat Covid19. Namun geliat ini sebagai penyemangat bagi para pelaku usaha di daerah," katanya.

Ditempat sama Amar sekaligus pelaku UMKM di Kuningan sangat senang dengan kegiatan ini. Sebab, bentuk produksi yang menjadi andalan usaha ini di fasilitas untuk lebih berkembang.

"Kami sangat senang, sebab usaha kami bisa terkenal dan ini satu peluang dalam meningkatkan nilai produksi kami. Apalagi, kami jual madu asli Kuningan murni, yang dihasilkan dari lebah tanpa sengat," katanya.

Terpisah Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan Kuningan, Uu Kusmana mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai upaya mengenalkan produk usaha mikro kecil menengah kepada lapisan masyarakat.

Kemudian, alasan dilangsungkan kegiatan ini di Desa Sakerta Timur ini, semata untuk mengangkat nilai destinasi wisata yang berada di tiap daerah se-Kuningan. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved