Breaking News:

Pria Beristri Dua Tega Cabuli Bocah Usia 7 Tahun di Kamar Mandi & Kandang Kambing, Kini Ditangkap

Dalam keterangan polisi, pria beristri 2 ini tega mencabuli seorang bocah usia 7 tahun di kamar mandi.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Maluku
Ilustrasi - Pencabulan 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - SR (33) warga Desa Sidaraja, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat ditangkap polisi.

Hal itu lantaran diketahui pelaku melakukan perbuatan bejat terhadap bocah usia 7 tahun di lingkungan rumahnya.

Dalam keterangan polisi, pria beristri 2 ini tega mencabuli seorang bocah usia 7 tahun di kamar mandi.

"Perbuatannya ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali. Lokasi pelaku mencabuli korban yaitu 2 kali di kamar mandi milik kakek korban dan 1 kali di kandang kambing," kata Kasat Reskrim Polres Kuningan  AKP M. Hafid Firmansyah melalui Kanit  PPA IPDA Suhandi kepada awak media saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (16/12/2021).

Modus yang dilakukan, kata dia, pelaku berbuat senonoh kepada korban itu ketika korban sedang sendirian main handphone di toko material milik kakeknya yang berada di Kecamatan Maleber.

"Jadi, saat melancarkan aksinya, kondisi nenek korban sedang sibuk melayani pembeli dan kakek korban sedang tidur sedangkan pekerja lainnya sedang mengantarkan barang. Nah, di situlah pelaku melangsungkan aksinya pada korban," katanya.

Sebelum berbuat tak baik pada korban, pelaku mendatangi korban dan memperlihatkan gambar-gambar porno  dan video hubungan orang dewasa dari smart phone milik pelaku.

"Usai memperlihatkan gambar dan video tadi, pelaku membujuk korban dan merayunya agar mau ikut ke kamar mandi. Di sanalah aksi pencabulan dilakukan," katanya.

Mengenai korban ini diketahui lama tinggal bersama kakek dan neneknya, karena kedua orang tuanya bekerja di Jakarta.

"Kemudian kaitan sosok pelaku ini merupakan pekerja di toko material milik kakeknya dan dia baru 6 bulan bekerja, sedang pelaku sebelumnya juga sering mengantar korban ke sekolahnya," katanya.

Menyinggung soal keberhasilan dari pengungkapan kasus tersebut, peristiwa itu terjadi dan berhasil diungkap ketika guru korban melihat perubahan sikap dari korban.

"Kata Ibu gurunya, korban menjadi murung dan sering melamun. Kemudian guru korban memanggil orang tuanya. Nah, setelah ditanya sama guru itu korban pun menceritakan perbuatan si pelaku dan akhirnya ibu korban melaporkan pelaku kepada kami," ujarnya.

Mengenai kondisi korban hingga saat ini,  masih mengalami trauma.

Namun, sudah ada pendampingan dari Peksos Dinas Sosial dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Kuningan. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved