Breaking News:

Tersengat Listrik, Petugas Jaringan Menggantung di Tower di Plumbon Cirebon, Tim SAR Turun Tangan

eorang petugas jaringan aliran listrik bernama Ayo Hadianto (31) ditemukan tewas tergantung di sebuah tower di Desa Marikangen

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Tim SAR Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Damkar Kabupaten Cirebon dan Polsek Weru mengevakuasi korban yang tewas tersengat listrik di sebuah tower di Desa Marikangen, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (14/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Seorang petugas jaringan aliran listrik bernama Ayo Hadianto (31) ditemukan tewas tergantung di sebuah tower di Desa Marikangen, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (14/12/2021).

Korban tewas seusai tersetrum aliran listrik saat sedang melakukan perbaikan kabel jaringan.

Komandan Tim Rescue Pos SAR Cirebon, Edi Pamungkas mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi pada pukul 11.00 WIB dari BPBD Cirebon terkait adanya seorang warga yang tersengat listrik.

Baca juga: Pasang Tiang Telepon, Empat Pria di Purwakarta Terpental Tersengat Aliran Listrik, Alami Luka Bakar

Pihaknya pun langsung meluncur ke TKP dan mengevakuasi korban yang diketahui merupakan warga Blok Kenayon, Tegalsari Plered, Kabupaten Cirebon.

"Diduga korban menyentuh kabel di tiang listrik dan tersetrum. Kami sebanyak satu tim rescue berangkat menuju lokasi kejadian dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban," ujar Edi saat dikonfirmasi, Selasa (14/12/2021).

Seorang petugas jaringan aliran listrik bernama Ayo Hadianto (31) ditemukan tewas tergantung di sebuah tower di Desa Marikangen, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (14/12/2021).
Seorang petugas jaringan aliran listrik bernama Ayo Hadianto (31) ditemukan tewas tergantung di sebuah tower di Desa Marikangen, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (14/12/2021). (Istimewa)

Masih kata dia, evakuasi korban berjalan kurang lebih 25 menit.

Adapun, saat proses evakuasi, posisi korban telah tergantung di alat pengaman yang dikenakannya.

Sementara, Edi menyebutkan, unsur SAR yang terlibat, antara lain Pos SAR Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Damkar Kabupaten Cirebon dan Polsek Weru.

"Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Plumbon," ucapnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved