Breaking News:

Capaian Vaksinasi Tertinggi di Kuningan Ada di Kecamatan Pancalang, Kapolsek Ungkap Begini

Capaian pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Pancalang, Kuningan ternyata berada di angka 70 persen.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Hand over Humas Polsek Pancalang
Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat digelar Polsek setempat. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Capaian pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Pancalang, Kuningan ternyata berada di angka 70 persen. Itu berkat perjuangan dan usaha yang dilakukan pejabat pemerintah setempat yang tergabung dalam Satgas Covid19 Kecamatan.

Demikian hal itu dikatakan Kapolsek Pancalang, Iptu Ahmad Muchsin saat ditemui di sela kegiatan vaksinasi di halaman Masjid di Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Selasa (14/12/2021).

Iptu Mukhsin mengatakan, pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan jajaran anggota kepolisian itu melalui berbagai cara.

"Cara ajak warga yang kami lakukan itu, mulai dari woro - woro, penjemputan warga hingga setiap hari mendirikan gerai vaksin di tempat yang dianggap ramai. Sistem gerai itu dilakukan sesuai dengan kegiatan masyarakat yang tengah ramai saja," katanya.

Baca juga: 100 Juta Warga Indonesia Telah Divaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap, Terbanyak ke-5 di Dunia

Baca juga: Ada Antibodi Paling Kuat Lawan Corona, Ternyata Bukan dari Vaksin Covid-19, Begini Kata Ilmuwan

Di samping itu, masih kata Kapolsek Mukhsin, pihaknya memberikan bantuan paket sembako kepada warga seusai melaksanakan vaksinasi.

"Ya, sebagai mahluk sosial, kita juga sering sisihkan pendapatan dari gaji untuk dibuatkan paket sembako alakadarnya yang kemudian diberikan kepada warga usai di vaksin," katanya.

Menyinggung soal jumlah desa di Kecamatan Pancalang, Mukhsin mengatakan,  ada 13 desa dengan letak geografisnya itu merupakan daerah perbatasan dengan Kabupaten Cirebon.

"Untuk jumlah desa ada 13 desa dan wilayahnya itu termasuk daerah perbatasan dengan Kabupaten Cirebon," katanya.

Di luar soal vaksinasi, sosok Iptu Mukhsin ini tergolong unik. Karena ia ternyata  pernah menjabat sebagai Kepala Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya. Saat menjabat itu ia masih menjadi anggota Polri aktif dan aturan berlaku pada waktu itu zaman ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) dengan kebijakan Dwi Fungsi.

"Ya dulu menjabat kepala desa, karena status kepolisiannya itu masih mengacu pada dwi fungsi ABRI. Saat itu saya Anggota Polri Aktif dan menjabat kades seusai Pilkades pada umumnya," katanya.

Dari pengalaman tersebut, kata Kapolsek Mukhsin mengakui bahwa itu tidak menutup kemungkinan menjadi referensi dalam menjalankan tugas di lingkungan masyarakat.

"Meski ada keterampilan tertentu yang dibekali ketika menjadi Anggota Polri, pengalaman menjadi kades juga bisa membantu saya dalam menjalankan pengabdian terhadap pengabdian seperti sekarang ini," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved