Kasus Subang
Hari ke-119 Kasus Subang Belum Terungkap, Warga di Subang Ini Terus Menantikan Hasil Akhir
Masyarakat di Kabupaten Subang terus menantikan hasil akhir dari kasus perampasan nyawa ibu dan anak yang terjadi di Jalancagak, Kabupaten Subang
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.
TRIBUNCIREBON.COM, SUBANG - Masyarakat di Kabupaten Subang terus menantikan hasil akhir dari kasus perampasan nyawa ibu dan anak yang terjadi di Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada 18 Agustus 2021 lalu.
Ahmad Taufik (46), warga dari Kecamatan Subang, Jawa Barat mengatakan, ia mempertanyakan terkait perkembangan kasus yang saat ini sudah ditangani oleh Polda Jabar.
"Sekarang tuh udah sampai mana yah perkembangannya? Saya masih menantikan hasil akhirnya seperti apa sih, makin berlarut-larut sepertinya kasusnya. Kasihan sama keluarga," ucap Ahmad kepada TribunJabar.id di Subang, Senin (13/12/2021).
Baca juga: Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan di Subang, Polisi Sudah Kumpulkan Alat Bukti, Danu Berbohong?
Baca juga: Kabar Baru Kasus Subang, Saksi Mengerucut Cari Titik Terang, Polisi Sudah Kantongi Calon Tersangka?
Menurut ia, kasus tersebut sudah sangat menjadi sorotan publik bahkan sudah menjadi bahan perbincangan di setiap masyarakat Indonesia tentunya.
"Bukan hanya saya aja sepertinya yang menantikan, masyarakat Indonesia pun turut menantikan yah apalagi sudah lebih dari 100 hari juga kasusnya ini," katanya.
Hal senada pun diungkapkan oleh masyarakat Subang lainnya yakni Pandu Ramadan (31).
Dengan kasus yang berlarut-larut, kata dia, membuat keluarga dari kedua korban selalu sedih dan pastinya membuat banyak harapan dari keluarga korban agar cepat terungkap.
"Oh iya kasus pembunuhan yang Jalancagak itu yah, betul saya ngerasa sedih kepada keluarga pastinya yang terus menunggu kasusnya sekarang sampai mana," tutur Pandu.
Kendati demikian, ia tetap mempercayakan saat ini yang dimana pihak kepolisian dari Polda Jabar yang sedang menangani kasusnya.
"Polisi pastinya kerja profesional, mereka tidak bisa diintervensi. Saya yakin polisi sudah bekerja secara maksimal, tidak ada kejahatan yang sempurna. Pasti terungkap," katanya.
Diketahui, kasus kematian dari Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) sudah memasuki hari ke-119.
Sebelumnya, mereka berdua ditemukan tewas secara mengenaskan didalam bagasi mobil mewah jenis Alpard dengan cara ditumpuk.
Sementara itu, sudah 55 saksi diperiksa oleh pihak kepolisian guna mencari informasi untuk mengungkap kasus yang setiap harinya menjadi misteri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/polisi-berpakaian-preman-di-tkp-kasus-subang.jpg)