Breaking News:

Bebas Bersyarat Mulai Hari Ini, Gotas Mantan Wakil Bupati Cirebon: Jangan Seperti Saya

Mantan Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi, dinyatakan bebas bersyarat mulai hari ini setelah mendekam di Lapas Kelas I Cirebon sejak 2018.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Mantan Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi, saat ditemui di kediamannya usai dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Kelas I Cirebon, Sabtu (11/12/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Mantan Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi, dinyatakan bebas bersyarat mulai hari ini setelah mendekam di Lapas Kelas I Cirebon sejak 2018.

Ia keluar dari Lapas Kelas I Cirebon tadi pagi kira-kira pukul 06.30 WIB dan dijemput oleh keluarganya kemudian pulang ke kediamannya di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Tiba di rumahnya, Gotas tampak disambut sanak familinya dan langsung menggelar doa bersama sebagai bentuk rasa syukur telah menghirup udara bebas.

Baca juga: Gotas, Mantan Wakil Bupati Cirebon, Bebas Bersyarat Mulai Hari Ini, Dipenjara Karena Korupsi Bansos

"Atas nama pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada para pembina di Lapas Kelas I Cirebon," ujar Tasiya Soemadi saat ditemui di kediamannya, Sabtu (11/12/2021).

Mantan Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi (berpeci hitam), saat dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Kelas I Cirebon, Sabtu (11/12/2021).
Mantan Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi (berpeci hitam), saat dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Kelas I Cirebon, Sabtu (11/12/2021). (Foto ISTIMEWA)

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakannya selama menjadi warga binaan Lapas Kelas I Cirebon hingga kini dinyatakan bebas bersyarat.

Selama menjalani masa tahanan, Gotas mengaku mendapat banyak pelajaran berharga, terutama dalam hal kedisiplinan.

Baca juga: Oded M Danial Meninggal Dunia, Gubernur Ridwan Kamil Tunjuk Yana Mulyana Jadi Plt Wali Kota Bandung

Karenanya, saat ini ia mengaku telah menjadi pribadi yang lebih disiplin dibanding sebelum menjadi warga binaan di Lapas Kelas I Cirebon.

"Saat ini, saya bebas bersyarat sehingga harus wajib lapor ke Bapas Kelas I Cirebon setiap bulannya karena belum dinyatakan bebas murni," kata Tasiya Soemadi.

Mengenai rencana ke depan setelah dinyatakan bebas bersyarat, ia mengaku bakal terjun kembali ke dunia politik dan melanjutkan kiprahnya di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon.

Sebab, menurut dia, dunia politik khususnya PDI Perjuangan merupakan rumah yang telah membesarkannya sehingga berkewajiban melanjutkan pengabdiannya.

Baca juga: Material Longsor Masih Tumpuk 4 Rumah di Pasindangan Majalengka, Pemilik Rumah: Butuh Alat Arco

"Saya juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon jangan seperti saya, ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak," ujar Tasiya Soemadi.

Gotas mendekam di balik jeruji besi sejak 2018 karena terjerat kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) Kabupaten Cirebon pada 2009 - 2012 saat menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon.

Bahkan, ia sempat ditetapkan sebagai buronan oleh Kejari Kabupaten Cirebon sejak 1 Februari 2017 sehingga diberhentikan sebagai Wakil Bupati Cirebon pada 17 Mei 2017.

Gotas akhirnya ditangkap di Dusun Babadan, Pekalongan, pada Senin (30/4/2018) kira-kira pukul 10.30 WIB dan langsung dijebloskan ke Lapas Kelas I Cirebon.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved