Breaking News:

Tebing Setinggi 15 Meter Longsor Jebol Tembok Rumah Warga di Majalengka, Satu Keluarga Mengungsi

Hujan lebat di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Rabu (8/12/2021) sore hingga malam hari, mengakibatkan tebing longsor di sejumlah titik.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Rumah milik Kusnan, warga Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka tertimpa material longsor dari belakang rumahnya, Rabu (8/12/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hujan lebat di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Rabu (8/12/2021) sore hingga malam hari, mengakibatkan tebing longsor di sejumlah titik.

Bahkan, di salah satu titik tepatnya di Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, material longsor itu menjebol rumah warga milik Kusnan (52).

Kejadian itu, membuat keluarga tersebut terpaksa harus mengungsi ke rumah saudaranya setelah material longsor merusak hampir seisi rumah.

Kasi Kedaruratan BPBD Majalengka, Rezza Permana mengatakan, longsoran tanah yang menerjang rumah Kusnan itu berasal dari tebing di belakang rumahnya yang posisinya lebih tinggi dibanding rumah tersebut.

"Tebing di belakang rumah setinggi kurang lebih 15 meter longsor karena intensitas hujan sangat tinggi dan tanah tidak bisa lagi menahan debit air hingga akhirnya tebing ambrol," ujar Rezza kepada Tribun, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Hati-hati Lewat Jalur Provinsi di Majalengka, Nyaris Putus Akibat Longsor

Akibatnya, kata dia, tembok ruang belakang rumah warga tersebut jebol dan membuat material longsoran tanah masuk hampir ke setiap sudut rumah.

Ia pun mengimbau, agar rumah tersebut untuk sementara waktu tidak ditempati hingga kondisi aman.

"Hujan masih akan terjadi dengan intensitas tinggi, oleh karena itu para warga agar berhati-hati dan waspada," ucapnya.

Sementara, Kusnan saat ditemui di lokasi menyampaikan, saat kejadian sekitar pukul 18.00 WIB, ia selepas menunaikan ibadah salat magrib.

Namun sesaat setelahnya, ia mendengar suara gemuruh dari belakang rumah dan sontak melarikan diri ke jalan.

"Di rumah ada dua orang termasuk saya. Saya kaget ada suara kencang banget dari belakang dibarengi dengan banyaknya tanah," jelas Kusnan.

Kusnan pun menyebut, ia bersama keluarga trauma atas apa yang telah menimpa keluarganya.

Oleh karena itu, ia sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

"Alhamdulillahnya kami tidak ada yang luka, tapi banyak barang kami yang tertimbun tanah, kami hanya membawa diri saja karena tidak sempat menyelematkan barang kami dan sekarang terpaksa kami mengungsi," katanya.

Baca juga: Banjir Rob yang Landa Pesisir Indramayu Diprediksi Berakhir Hari ini, Begini Kata BPBD

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved