Breaking News:

5 Motor Tertimbun Longsor, 5 Rumah Terdampak di 3 Kecamatan di Majalengka

Ketiga kecamatan yang dilanda bencana hidrometeorologi tersebut meliputi Kecamatan Maja, Banjaran dan Bantarujeg.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Seorang warga menunjukkan longsor di belakang rumahnya di Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Rabu (8/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Bencana tanah longsor melanda tiga kecamatan di Kabupaten Majalengka pada Rabu (8/12/2021).

Ketiga kecamatan yang dilanda bencana hidrometeorologi tersebut meliputi Kecamatan Maja, Banjaran dan Bantarujeg.

Berdasarkan laporan sementara yang dilaporkan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), longsor yang melanda Kecamatan Maja meliputi Desa Cihaur.

Sementara di Kecamatan Banjaran terjadi di Desa Cimeong dan Girimulya.

Seorang warga menunjukkan longsor di belakang rumahnya di Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Rabu (8/12/2021).
Seorang warga menunjukkan longsor di belakang rumahnya di Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Rabu (8/12/2021). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Sedangkan di Kecamatan Bantarujeg terjadi di Desa Haurgeulis dan Desa Silihwangi.

Kasi Kedaruratan BPBD Majalengka, Rezza Permana mengatakan, dari tiga kecamatan itu ada 19 titik yang menjadi lokasi longsor.

Pihaknya saat ini masih melakukan assessment terhadap semua bencana yang ada.

"Data yang kami sampaikan masih sementara, karena masih ada laporan susulan yang kami terima. Kami akan melakukan assessment terlebih dahulu," ujar Rezza saat ditemui di salah satu lokasi longsor, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Tanah Longsor Jadi Bencana yang Kerap Terjadi di Majalengka pada November 2021

Dari laporan sementara yang diterima BPBD juga, jelas dia, sedikitnya ada lima unit rumah yang mengalami kerusakan akibat longsor.

Bahkan, di salah satu titik terjadinya longsor di Desa Cihaur, ada 5 unit motor tertimbun longsor setinggi 15 meter.

"Ya kami juga mendapatkan laporan ada 5 unit motor yang tertimbun. Kami akan assessment satu persatu. Alhamdulillahnya, kami tidak menerima laporan adanya korban jiwa," ucapnya.

Rezza menjelaskan, banyaknya peristiwa longsor diakibatkan intensitas hujan yang cukup tinggi sejak sore hari kemarin hingga malam.

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada, dikarenakan hujan masih akan terus terjadi hingga beberapa waktu ke depan.

"Ada juga titik longsor yang mengakibatkan jalan provinsi nyaris putus," jelas dia.

Baca juga: Sekolah Diniyah di Kadudampit Sukabumi Jebol Tertimpa Longsor, Siswa Ngungsi ke Kelas Lain

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved