Breaking News:

Kasus Subang

Danu Tak Dipercaya Penyidik Kasus Subang Soal Banpol, Padahal Ada Rekaman, Malah Dicecar Soal Luka

Saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Muhammad Ramdanu alias Danu merasa bingung lantaran kesaksiannya soal Banpol diragukan penyidik

TribunJabar.id/Dwiki Maulana Velayati
Danu (21) saat memasuki ruangan Satreskrim Polres Subang. 

TRIBUNCIREBON.COM- Saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Muhammad Ramdanu alias Danu merasa bingung lantaran kesaksiannya terkait oknum bantuan polisi (banpol) diragukan penyidik. 

Danu yakin bahwa apa yang dikatakan tentang sosok banpol di kasus tewasnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu itu benar adanya. 

Bahkan, Danu pun menjelaskan ciri-ciri banpol yang menyuruhnya masuk TKP pembunuhan dan menguras bak mandi hingga dia mendapati barang bukti gunting dan cutter. 

Baca juga: Danu Dicecar Polisi Soal Luka di Tangan dan Kaki Terkait Kasus Subang, Ini Kata Kuasa Hukum

Danu mengatakan secara pribadi dirinya tak mengenal sama sekali dengan sosok Banpol tersebut dan belum pernah melihatnya di Polsek Jalan Cagak.

Ia mengaku bertemu Banpol itu hanya pada saat kejadian masuk ke TKP dimintai bantuan menguras bak mandi TKP.

Danu juga menyebut sosok Banpol itu memiliki kunci akses ke rumah TKP.

Berdasarkan keterangannya, oknum Banpol itu mengenakan pakaian kaos seperti polisi.

Oleh karena itu Danu mengira saat itu orang yang menyuruhnya masuk ke TKP itu adalah polisi.

Kemudian, Danu pun mengurai ciri-ciri Banpol tersebut.

 

Danu menjelaskan ciri-ciri Banpol itu serupa dengan pria tua.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved