Breaking News:

Gunung Semeru Meletus

Rumini Tak Tega Tinggalkan Ibunya Saat Erupsi Gunung Semeru, Ditemukan Meninggal Berpelukan

Rumni (28) dan ibunya, Salamah (70), ditemukan di dapur rumah mereka dalam keadaan berpelukan.

Editor: Machmud Mubarok
AFP/ADEK BERRY via Tribunnews.com
Anggota tim pencarian dan penyelamatan (oranye dan hijau) melakukan operasi pencarian orang hilang di desa Sumberwuluh pada 6 Desember 2021 di Lumajang menyusul letusan gunung berapi dari Gunung Semeru yang menewaskan sedikitnya empat belas orang. 

TRIBUNCIREBON.COM - Rumni (28) dan ibunya, Salamah (70), ditemukan di dapur rumah mereka di Desa Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dalam keadaan berpelukan.

Erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, menyebabkan ibu dan anak itu meninggal dunia.

Mereka ditemukan meninggal dunia di antara reruntuhan bangunan yang roboh.

Diduga Rumin saat kejadian erupsi Gunung Semeru hendak menyelamatkan ibunya yang tak sanggup berjalan karena faktor usia.

Baca juga: Inilah Kesaksian Seorang Penambang Pasir yang Terjebak di Lahar Panas Gunung Semeru

Legiman, adik ipar Salamah mengatakan saat Gunung Semeru erupsi semua orang di desanya lari berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.

Ketika kondisi tersebut, diduga Rumini tak tega meninggalkan ibunya seorang diri.

Sehingga keduanya ditemukan meninggal dunia dalam keadaan berpelukan.

"Tadi pagi kan saya cari adik ipar sama ponakanku. Pas bongkar rontokan tembok dapur terus tangannya kelihatan dan langsung kami bersihkan dan dibawa ke rumah untuk dimakamkan," kata Legiman.

Dua anggota keluarga Salamah, kata dia, juga bernasib malang.

Suami dan anak Salamah mengalami luka cidera akibat terkena reruntuhan bangunan rumah.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved